Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Dampak Negatif dan Cara Mengatasi Helicopter Parenting

Gambar
Fenni Bungsu (Kesehatan) – Hai kamu sekalian, pasti kenal dengan yang namanya  helikopter. Dapat terbang dengan baling-balingnya, mengitari tempat tanpa memiliki jarak yang sangat jauh dengan siapapun di bawahnya. Dari situ bisa disimpulkan bahwa helikopter mudah untuk mengawasi apapun, meski dari atas. Sayangnya, bila hal itu diterapkan pada dunia parenting ternyata memberikan efek yang mengejutkan.  


Bukan hanya pada dunia keluarga saja, tanpa disadari hal tersebut ternyata pernah saya lakukan di tempat mengajar. Saya yang bertugas di salah satu Bimbingan Belajar (bimbel) di Jakarta, berpikirnya kan bahwa namanya orangtua menitipkan anaknya di tempat bimbel agar mendapat tambahan pengetahuan pelajaran yang lebih detail, dimana memungkinkan saja waktu sekolah mereka belum lengkap mendapatkannya.

[Baca Juga: Cegah Penyakit, Sehat dengan Imunisasi].
Akibatnya membuat saya agak protektif sama mereka. Dibilang positif ternyata yah ada, tapi tampak juga negatifnya. Positifnya si siswa ja…

Bumi Lestari Tanpa Deforestasi Hutan

Gambar
Fenni Bungsu (Hijau) -- Kamu tahu kalau terkait perubahan iklim ada hubungannya dengan deforestasi hutan? Kaitan hal tersebut ternyata berpengaruh pula pada kondisi bumi yang kita tinggali ini, misalnya saja terkadang kita merasa sangat panas atau sangat dingin. Tampak seperti berkabut, padahal sebenarnya polusi udara sedang bergelora. Kekeringan melanda di beberapa tempat, ditambah dengan kondisi yang gersang. 

[Baca Juga : Selamatkan Hutan dan Lahan dengan Pengelolaan yang Tepat]



Ragam usaha terbaik dilakukan demi bumi yang lestari. Salah satunya melalui media sosialisasi seperti kegiatan yang saya ikuti pada tanggal 9 Februari lalu. Acara tersebut digagas oleh Yayasan Prof. Dr. Sjahrir dan The Climate Reality Project Indonesia, yaitu Forest Talk With Blogger, dengan tema Menuju Pengelolaan Hutan Lestari

Istri dari mendiang Dr. Sjahrir, yang bernama lengkap Dr. Nurmala Kartini Pandjaitan, menyampaikan sambutannya melalui rekaman video bahwa, Dr Sjahrir itu pemerhati masalah ekonomi, …

Betulkah Ekonomi Digital Memengaruhi Lifestyle Jaman Now?

Gambar
FenniBungsu (Finansial) -- Gaya hidup yang terjadi di setiap jamannya, tentu tidak sama. Akan mengalami perkembangan dan perubahan mengikuti arus yang ada. Dahulu ketika berbelanja, penjual dan pembeli bertemu langsung lalu membayar dengan uang tunai, atau ketika akan berpergian menggunakan karcis kertas, dan sebagainya. Namun kini yang disebut dengan Jaman Now atau Era Milenial, ekonomi digital sudah akrab menjadi keseharian masyarakat. Bagaimana pengaruh tersebut dapat terlihat? berikut ulasan lengkapnya. 


Cikal Bakal Ekonomi DigitalSiapa yang tidak mengenal ATM dan kartu kredit? Dapat saya katakan dua itu menjadi cikal bakal ekonomi digital, karena kita bisa mengambil uang atau transfer tanpa harus bertemu dengan petugas bank (teller).
ATM atau Anjungan Tunai Mandiri digunakan pertama kali di Indonesia oleh Hong Kong Bank dan Bank Niaga di tahun 1986 (Sumber : money.id).Kartu kredit diperkenalkan pertama kali oleh Bank Duta yang saat itu sedang bekerja sama dengan visa dan master car…