Lima hari berlalu di bulan Januari tahun 2026 ini. Mungkin sudah banyak hal yang terjadi, misalnya tentang tagar 5of365, tentang bercerita selama 30 hari, tentang dirimu dan dirinya wkwkwk.
Pantauan Saya Tatkala Melihat Medsos di Tahun 2026
Kalau tadi pas lagi scroll medsos, sempat saya lihat adalah curcolan padatnya transportasi umum. Ya wajar sih, hari ini bukan hanya tentang si Senin yang kerap mendapat gelar “I Hate Monday” semata, tetapi bersatunya eh maksudnya kumpul di waktu yang sama hari pertama masuk sekolah semester genap dengan hari pertama orang bekerja usai liburan tahun baru.
Begitulah momennya kalau semua bergerak di waktu yang sama. Layaknya ketika di malam pergantian tahun, yang mana ada cerita dari nengtijen, dia langsung cuss nih di jam 00:03 selepas melihat pesta kembang api di Bundaran HI. Soalnya dia mau naik MRT.
Eh ternyata, kayak telepati, malah pada punya pemikiran yang sama kayak dia. Jadilah bukannya bisa dengan mulus jalan menuju MRT, malah tetep padat merayap, hehe.
Bagaimana dengan Nge-Blog?
Baiklah, pantauan saya beralih ke soal blogging. Sebab bila membahas tentang medsos bisa panjang nih (jiaaah, kek yang bener aja, wkwkwk).
1. Hal Pertama yang Disiapkan
Oleh karena ini nulisnya di platform blog, sehingga perlu banget yang dibahas adalah tentang nge-blog-nya. Terlebih kalau udah beda tahun, pertanda pula ada yang harus disiapkan pertama kali. Apakah itu?
Hemm… tulisan?
Tidak juga, itu bisa sambilan.
Hemm… mungkin siapkan mental untuk mengatur isian blog biar nggak jadi sarang laba-laba?
Ya, sama saja seperti jawaban sebelumnya.
Terus apaan dong?
Hal pertama yang perlu disiapkan pada blog ketika sudah berganti tahun adalah, “Dana buat Perpanjangan Domain”. Ini hal yang nggak bisa diskip. Lupaan dikit aja, bisa ambyar suasana hati.
2. Hal Kedua untuk Nge-Blog
Perihal kedua yang perlu disiapkan untuk nge-blog yaitu merencanakan ingin menulis apa. Mungkin pas awal-awal, bisa jadi rasa #SemangatCiee membahana seperti orang yang baru gajian. Ya, di bulan pertama hingga tiga bulan kemudian.
Apalagi pas tuh momennya di bulan kedua dan ketiga tahun 2026 adalah momennya bulan Ramadhan, bisa memungkinkan isian blog akan ramai.
Namun, apa yang terjadi berikutnya pada bulan keempat dan seterusnya?
Nah, ini yang jadi persoalan. Kalau kita tipe orang yang sat set selalu mengalir itu ide kapan dan di mana aja, bisa langsung eksekusi depan perangkat buat menulis. Jadi deh minimal 1 artikel tayang di blog.
Lah, kalau ternyata kita tipikal yang, “Lagi Inget ya Nulis, Kalau Nggak Inget Yowis” gimana coba? Hihi, bukan kamu aja kok, saya pun demikian. Adakalanya blog fennibungsu ini masuk ke kategori kedua itu, Kalau Nggak Inget Yowis.
Meski adakalanya juga saya tuh separuh yang tipikal langsung membuat artikel. Pas lagi ada foto menginspirasi, bisa deh dipajang buat dipakai di blog. Cuma ya lagi-lagi, kategori kedua si “Lagi Inget ya Nulis, Kalau Nggak Inget Yowis” ini seakan lebih dominan dalam hidup, wkwkwk.
3. Nge-Blog Apakah Benar Memasuki Era Senjakala?
Pada poin ketiga ini sebenarnya nggak terlalu ingin mendalam sih, soalnya saya masih berkeinginan bahwa nge-blog itu masih terus lanjut.
Hanya saja, bila memerhatikan era saat ini, jaman now, in this economy, kok sepertinya mengarah ke senjakala nge-blog. Berangsur-angsur rekan blogger yang pernah saya temui, mereka kehilangan blog mereka.
Dari yang namanya tawaran pekerjaan lebih banyak untuk medsos ketimbang blog, migrasi dari TLD menjadi non TLD, sampai yang lupa untuk perpanjangan domain. Sejujurnya, membuat sedih ya.
Walau demikian, positif perlu ditebarkan, dengan keyakinan mantap, semangat untuk menghidupkan dan terus menggemakan nge-blog, karena ini awal tahun 2026.
Kita belum tahu bagaimana kedepannya, dan seperti apa nge-blog ini akan bertahan. Namun sebagai blogger, mulai dari kita sendiri yang perlu terus menghidupkannya. Jaga diri, jaga silaturahmi dengan nge-blog karena itu bisa menjadi support system untuk mendukung sesama blogger, ya gak sih?









Aku masih ngeblog meski nggak rutin. Tapi memang beda dengan dulu karena sekarang nggak ada artikel yang full curhat. Sebisa mungkin ada kaitan dengan hal lain, seperti informasi, berbagi atau usaha.
BalasHapusHaha ya bener, aku juga dulu awal-awal ngeblog banyakan curhat, trus bergeser ke cerita perjalanan dsb. Tapi sebenernya kangen nulis curhat-nggak-jelas, sekadar mengeluarkan isi hati. Dan ya, aku mau mulai nulis yang kayak gitu lagi. Nulis yang aku suka dan enteng ketika ditulisnya.
HapusIya, aku juga udah beberapa tahun belakangan mendapati banyak blog yang tumbang. Permasalahannya ya itu, biaya domain dan ngerasa udah gak sering nulis jadi sengaja melewatkan perpanjangan. Aku sendiri, memutuskan untuk beli domain langsung ke wordpress. In case, nanti aku gak ada umur lagi, maka tulisanku gak hilang tapi alamat blogku aja yang kemudian ada embel-embel wordpress dot com-nya.
BalasHapusSemoga tahun ini makin semangat ngeblog kita semua hwhw biar domainnya gak rugi-rugi amat jiahahaha
Haloo Kak salam kenal sebelumnya yaaa ...
BalasHapusAku baru tahu kalau platform blogger bisa pakai domain .com ya kak? Jujur, aku ngeblog baru mulai banget akhir tahun 2025. Jadi nggak begitu paham sama domain selain nulis cerita aja.. hehe. Nanti aku mau cari lebih lanjut soal ubah domain ke .com
Aku jadi ingat kemarin-kemarin pas aku bilang kalau aku punya Blog. Ehh masa dibilang kaya Orang Zaman Dulu. Ihh sedih banget pas denger.. Mereka nggak akan paham gimana rasanya bisa jahit kata demi kata jadi sebuah tulisan yang hangat buat diri sendiri.. Aku bikin Blog karena aku suka buku dan jurnaling. Jadi kepengen punya wadah digital juga yang bisa aku isi sama cerita-cerita random..
Semoga di Tahun 2026 ini aku dan semua Blogger bisa terus bertahan yaa.. Aku yakin suatu saat nnti Blog bisa kembali trending...
Aku kalau galau lanjut ngeblog atau gak, langsung buka analitik google. Eh ternyata ada yang baca postingan kita. Jadi kuputuskan untuk nulis lagi, hahaha. Sereceh itu
BalasHapusTapi memang sekarang pada banyak yang mengandalkan AI. Masih ada yang mau baca postingan kita, rasanya wow banget
aku masih ngeblog lho mba... Meskipun jadwal pekerjaan saya padat merayap, rasanya ada yang kurang kalau belum ngebolg hehehe. Well, sosmed juga terus bergulir meskipun tidak se-intense dulu dan lebih terukur hehehe. Ada yang berbeda antara blogging dan ber-medsos ria ya.. dan ngeblog, untukku, masih menyenangkan..
BalasHapusWilayah DKI masuk sekolah Senin tgl 5 Januari kemarin ya? Kalau kami di Cianjur (wilayah Jabar) masuk sekolah Minggu depan nih. Jadi masih liburan semingguan lagi.
BalasHapusAlhamdulillah jadi gak berdesakan kalau masih mau piknik. Secara orang kota udah pada kembali
Sepertinya saya termasuk yang lagi inget ya nulis, lagi gak inget ya yo wis,
BalasHapusHihi... Masih sulit buat saya tuh bisa konsisten menulis terjadwal
Masih suka angin-anginan ngisi blognya.
Apalagi sekarang ini dunia blog bisa dibilang sepi. Jadi kena dampak gitu deh
Setuju banget, Kak Fenni! Blog itu ibarat 'rumah sendiri', kita bebas mau nulis sepanjang apa pun tanpa takut tenggelam sama algoritma atau dibatasi karakter. Curhat di blog itu lebih berasa seninya, ada proses mengendapkan emosi dulu sebelum dipublish.
BalasHapusnyiapin dana buat perpanjang domain aku asa keingetan hhaha , tapi nnti akhir januari deh kalau ga salah, ku ada niatan thun ini bisa better di tahun kmren buat blog nyaa , apalagi tmn2 blogger support bangeut jadi aku harus fokus ( hmmm )
BalasHapusWah jangan dong "pas inget baru ngisi blog" hahahaha. Kesian blog nya. Kalau aku sih sudah membuat timeline program tentang apa yang akan dihadirkan di blog di 2026. Setidaknya dalam sebulan ada empat artikel untuk dibaca publik. Bahkan kalau bisa lebih banyak dari itu dengan niche yang tetap bertahan hingga kini. Ah ada dua kategori yang ingin/mulai aku tingkatkan mulai tahun ini. Menulis review drama/film dan buku. Semoga bisa konsisten.
BalasHapusBaru tadi dapat email perpanjangan domain, duh, langsung nyari info dollar rupiah sekarang di harga berapa (efek nebeng domain di WP). 2026 sudah terlalui beberapa hari, tapi belum jg ada artikel baru yg ditulis, bukan lupa, tp mau nulis malah sibuk nge-scroll medsos. Semangat tetap nge-blog, walau blog TLD-nya tinggal semata wayang dan baru ngerasa dan nyesel nggak ngerawat blog yg dulu sudah ada, sebab blog baru ternyata riweh banget utk ngerayu Google sekarang ini, hiks.
BalasHapusYa, kalau di medsos, curhatan kita seringnya cuma lewat gitu aja dan gampang tenggelam. Tapi kalau di blog, 'curcol' itu rasanya lebih lega karena kita bisa merangkai kata dengan lebih rapi dan dalam.
BalasHapusBila tujuannya mencari penghasilan, mungkin saat ini blog memang sedang menurun. Tapi, bagi saya, blog tetap jadi 'rumah' paling nyaman untuk bercerita.
Ahyaaaa langsung diingetin untuk perpanjangan domain. Thank you mba.
BalasHapusSoal ngeblog seperti era senja, aku sendiri ga terlalu mikirin hehehe. Karena menulis bagian dari panggilan jiwa. Kebetulan blog bisa jadi satu cara untuk mendapatkan rejeki, ya Puji Tuhan.
Kalau-pun tidak ya udah, percaya saja semua yang bergerak itu hidup.
Tetap semangat kita para blogger, tetap tinggal dalam lingkungan yang sama, akan menjadi energi baik itu. Selamat mewarnai 2026 mba Fen.
Wkwkwkwk. Iya euy, aku Mei ini udah bayar lagi perpanjangan domain. But it's okay, tetap cinta mati sama blog. Meski sekarang juga udah rajin juga ke UGC, tapi blog tetap no.1 in my heart. Lebih bebas aja gitu menulis di lapak sendiri. Dan aku selalu percaya, blog tak akan pernah menemukan usia senja. Naik turun itu biasa, tapi dia abadi. Beda dengan platform-platform yang viral-oriented, okelah rame, tapi apa dia bisa kayak blog yang udah nemenin aku belasan tahun, bahkan ada yang puluhan tahun? Hmmm mungkin perlu pembuktian dulu medsos yang lain. Contohnya Instagramku, pas 2025 (akun udah ada sejak 2011) tiba-tiba di-ban permanen. Hilanglah semua kenanganku sejak 2011 itu. Tapi kalau blog? Kita empunya, kita bebas berekspresi di sana. So, keep blogging lah kita yaaa Mbak Fenni.
BalasHapuskebetulan perpanjangan blog saya setiap awal tahun (Januari) kayanya kalo ikut event 30 hari bercerita bakal nulis tentang ini juga
BalasHapusEniwei bagus nih eventnya, tatkala konten kreator lain berlomba-lomba bikin video, event ini mengutamakan literasi, hal yang jadi kelemahan bangsa kita selama ini
Kita ga tau blog bertahan atau engganya, menurutku tergantung si mpunya sendiri. Kita kembalikan pada fitrah tujuan pertama kali ngeblog itu apa?
BalasHapusRumah bercerita yang nyaman, sebagai terapi jiwa, tau sekedar monetize money, money..money?
Ga dapet money, berhenti, hilang blognya..
Alhamdulillah, aku masih bertahan TLD selama 15 tahun ini, tinggal marinkita isi sesuai dengan kemampuan. Ngeblod dibawa simple dan happy😍
Saya pun termasuk yang akan kehilangan salah satu blog TLD. Mau saya kumpulin di blog utama aja cerita2nya. In this economy, lumayan juga melihara beberapa blog TLD hehehe.. Insya Allah tetap semangat ngeblog meskipun ngos-ngosan dan masuk usia senjakala.
BalasHapusMemang berasa banget Mba, saya melepas 3 blog TLD, tapi sesudahnya malah menyesal, coba buat baru lagi, malah langkahnya semakin seret, akhirnya dilepaskan lagi.
HapusSemoga semangat merawat blog yang tersisa.
Biasanya saya kalo curcol di sosmed cuma kilasannya aja, saya suka bikin jadi ide tulisan di blog biar lebih panjang ceritanya. Hehehe Tujuannya emang sharing pengalaman dan siapa tau ada yang bisa ambil pelajaran dari pengalaman kita.
BalasHapusKemarin baru aja perpanjang domain blog dan 150 hari lagi harus perpanjang blog lain hehe. Bahan ngeblog si sebenarnya banyak ya cuma eksekusinya yang awur2an ha ha. Sekarang niat saya ngeblog utamanya buat healing dan mentimpan memori aja semoga masih kuat bayar domain
BalasHapusBener. Yang paling utama memang dana buat perpanjangan domain dan hosting (kalau milih pake WP). Kalau nggak ada itu, meski lagi semangat ngeblog tetap aja percuma. Hahaha.
BalasHapusBlog aku awalnya terisi resensi buku-buku atau novel dan perjalanan tulisan aku, lalu berkembang ke job-job dan kini agak jarang, karena job blog tidak lagi semeruyak dulu. Tapi aku masih hidupkan dua blog aku, rencana pengen sih buat sharing, cuma belum fix mau sharing apa
BalasHapusBener mbaa kalo bukan kita sendiri yang merawat kelangsungan ngeblog siapa lagii ya kannn...gapapa kalo yg merawat blog mulai berkurang asal kita masih tetep rajin merawatnya...
BalasHapusKlo urusan menulis sie aku gak bisa yang langsung nulis gitu mbaa mesti disediakan waktu khusus biar bisa fokus tau karena belum terbiasa yaa hehe...yang penting barusaha seminggu sekali ada postingan abru meskipun gegara libur nataru jadi blm ada tulisan baru yang nongol wkwkwk
iyes, tetap semangat ngeblognya mbak. Saya pun pernah mencoba fokus di medsos, tapi ternyata buat saya, masih tetap lebih enak dan nyaman di blog. Bisa tuntas bercerita secara detail
BalasHapusSelama aku masih traveling, selama itu juga blogku masih ada. Jadi intinya, aku bakal stop menulis, di saat memang sudah ga traveling mba.
BalasHapusDari awal tujuan blog ini aku buat supaya ga lupa semua pengalaman jalan2. Aku nih pikun banget, dengan ditulis dlm blog, aku jadi ingat setiap detilnya. Kalau di medsos mana bisa panjang dan detil 😄.
Makanya masih susah sih utk lepas dr blog. Apalagi kalau ternyata informasinya bisa jadi referensi utk yg lain. Ga bisa dipungkiri juga, dari blog lah aku dpt banyak temen2 baru
Smoga profesi blogger panjang umur, aamiin...
BalasHapusMeski rajin ngbelog seminggu sekali (itupun karna ikutan arisan backlink) aku tetep masih setia jadi blogger.
Ayoo kita komporin generasi2 supaya cinta membaca... (loh..?)
Aku masih ngeblog tapi bukan di blog pribadi sih, lebih sering di platform keroyokan kayak Kompasiana. Emang blog pribadi tetep yang nyaman sih untuk urusan nulis curhatan hehehe.
BalasHapusInsya Allah umur perbloggeran mah masih aman mbaak. Aku yakin kok ini masih banyak opportunity-nya. Cuma bedanya, cara mainnya udah gak sesimpel dulu. Udah gak bisa lagi kita nulis semaunya dan se-'apapun dikepala'-nya, hehehe.
BalasHapusMakanya ya mungkin itu pula yang pelan-pelan bikin satu per satu blogger jadi bertumbangan. Tapi ya harusnya seneng dong? kan saingan berkurang, hehehe
Dibilang senjakala bisa iya, tapi terus berdoa tidak ya mbak.
BalasHapusKalau soal perpanjang domain pas banget domain blog saya jatuh temponya di akhir tahun, jadi setelah perpanjang seharusnya makin semangat lah ya menulisnya soalnya memang benar biayanya tiap tahun makin naik meski tak terlalu signifikan juga.
Hal yang belum bisa saya lakukan sampai sekarang untuk ngeblog adalah menulis pakai hp. Makanya kalau saya lagi lama gak update blog, biasanya lagi malas buka laptop hehehe. Sedangkan kalau medsos kan bisa pakai hp
BalasHapusHahaha tahun baruku selalu diawali dengan perpanjangan domain mbak, karena memang dulu bikinnya di bulan Januari. Dulu sempat waktu habis melahirkan anak kedua galau perpanjang atau enggak, karena selama hamil jarang banget diisi. Sampai sudah lewat tenggat waktunya belum aku perpanjang. Lama-lama dipikir kok sayang kalau nggak diperpanjang nanti jadi banyak broken link di blogku kalau ganyi pakai blogspot.com lagi. Akhirnya aku coba tanya masih bisa diperpanjang nggak walaupun udah tekat. Untungnya masih bisa. Alhamdulillah tahuj ini sudah mulai lebih banyak nulisnya hehehe...
BalasHapusKarena blogku ini diary online yang diisi sesempetnya, jadi TDL atau enggak insyaallah bakal tetap diisi. Meskipuj mungkin nggak rutin. Hahaha...
semangat terus para blogger indonesia, selalu support bw :D
BalasHapusAku sebenarnya tipe yang ngeblog se-adanya ide aja sih. Tapi ini lagi utakatik chat gpt buat nyariin ide nulis yang oke sesuai dengan niche blogku. Semoga aja sih ini berhasil rencananya
BalasHapusAku sebenarnya tipe yang ngeblog se-adanya ide aja sih. Tapi ini lagi utakatik chat gpt buat nyariin ide nulis yang oke sesuai dengan niche blogku. Semoga aja sih ini berhasil rencananya
BalasHapusEh aku gak tau lho hashtag-hashtag di atas wkwk.
BalasHapusSama kayak mas Antung, berhubung blog-ku adalah cerita perjalanan, jadi apa yang ditulis adalah hasil dari perjalanan yang sudah dilakukan. Paling resolusinya adalah meningkatkan frekuensi, misalnya saya mau lebih eksis di Kompasiana biar tahun ini menang award hahaha. Maka saya targetkan menulis minimal seminggu dua kali. Begitu ada topik yang lagi ramai dibahas dan saya kuasai, misalnya soal distorsi makna "content creator" dengan "social media specialist", maka harus segera saya tulis di sana.
Kalau saya justru perpanjang satu domain blog buka Desember Mbak. Satu blog bulan Agustus dan satu lagi bulan Oktober hahaha. Jadi sayang Memnag kalau tidak rajin diisi. Apalagi kalau sudah lama ngeblog. Eh lupa domain blog diperpanjang. Tapi memang sih saya merasa beberapa tahun ini dunia blog semakin menurun. Kebanyakan job berpindah ke media sosial. Sedangkan saya selalu terbentur dengan usia dan jumlah followers hahaha. Tapi saya kembali ke niat awal karena saya suka menulis. Dan blog adalah salah satu tempat terbaik untuk berbagi cerita.
BalasHapusHuaaa, aku huk medsos dan blogku dari tahun² sebelumnya kok aku merinding mbak. Sampe mikir, "kok bisa sih aku nulis hal² kayak gini. Demi apa????" karena saking suka curhat sampe nulis hal² random. Wkwkwk.. 😂
BalasHapusTapi seiring berjalannya waktu, ya itu bisa jadi jejak perjalanan suara kita yang belum punya bentuk sampe perlahan² kebentuk karena ditempa situasi (alias inget tagihan domain kalau nggak isi) 😂
Dan aku setuju kalau menjaga silahturahmi sesama blogger itu penting. Nggak cuma bikin kita saling kenal tapi saling support dunia per-blog-an biar tetep hidup. 😍😍
Betul mbak
BalasHapusAku aja shock sih lihat blogku yang agak menurun karena sepanjang 2025 memang jarang diisi konten
Makanya ini pengen benahin lagi supaya makin tetap bisa ngasih cuan selama 2026 mendatang
Membaca ini sambil mengingat baru bayar perpanjangan domain. Waktu terus berlalu, trend berganti, Tapi saya masih berusaha menulis dan mengupdate blog, karena suka. Dan menjadikannya sebagai salah satu komponen dari integritas media sosial penunjang brand Saya. Jadi ekosistemnya masih dipelihara dan dijalankan
BalasHapus
BalasHapusJujur tagihan perpanjangan domain kalau bagi saya memang jadi 'mood booster' sekaligus 'mood breaker' paling ampuh😄. Ternyata
menjaga konsistensi itu jauh lebih sulit daripada memulai, dan perpanjangan domain itu seolah-olah jadi komitmen baru untuk tetap menjaga 'rumah digital' ini tetap hidup.
Kalau saya pribadi penyakitnya "sering menumpuk tulisan" padahal tulisan sudah jadi, editnya malah nanti-nanti, akhirnya malah menumpuk di note karena tertutup kerjaan lain. Endingnya bisa ditebak tulisan lumutan karena tidak segera diposting. Apapun kondisinya semoga kita tetap istikamah menjaga semangat sehingga bisa tetap menghidupkan rumah kita (blog).
bener juga kalau udah pergantian tahun berarti siap-siap dana buat bayar domain, baca point 1 jadi keinget punyaku :D
BalasHapusseperti biasa di awal tahun, aku berpikir pokoknya kudu rajin nulis, ehhh udah beberapa hari belum juga publish tulisan, padahal udah ada draft
aku sendiri bakalan tetep ngeblog, di era banyaknya persaingan orang-orang beralih ke medsos, pastinya biar cerita-ceritaku bisa lebih panjang nyeritainnya kalau lewat blog
Bagi saya dunia blogging itu selalu muda belia karena saya suka bercerita disana. Blog adalah rumah saya. Semangat buat kita semua, semoga di tahun 2026 ini tulisan di blog makin hidup makin berwarna dan makin berkembang.
BalasHapusAduh jadi diingetin deh buat bayar dmain haha :p
BalasHapusYaaa gimana emang udah kewajibannya, bismillag ada aja rezekinya ya :D
Btw dari dulu orang ngobrolin senjakala blog ah biarin aja, kalau kita udah hobi sekali nulis blog ya lanjut aja nggak perlu dengerin yang lain. Blog itu bagi bloger ibaratnya udah kyk rumah atau bahkan kyk anak, tetep aja dipelihara karena kita udah sayang heeh :D