Smile yang Hilang

Fenni Bungsu (Curcol) -- Tahun ini, ah..
entah saya mau bilang apakah ini tahun kedukaan atau kegelisahan. Yang jelas, tidak akan saya lupakan begitu saja.

Semua masih membekas sangat jelas.
Ya, amat!

Senyum yang dikembangkannya untuk terakhir kalinya sebelum tanah merah itu menutupi seluruh hayat yang telah membuat saya ada.

Smile.
Kata itu mejadi satu penyemangat atas kepergiannya.
Pergi bersama lara dan tangis,
Pergi dengan senyum terakhirnya.

Artikel Terkait

Komentar

Posting Komentar

Maaf, untuk yang komentar dengan menyelipkan link maupun alamat web, saya hapus 🙏