SELASI dan GERLI Deklarasikan Dukungan untuk Ibu Menyusui

Fenni Bungsu (Kesehatan) – Hai, hai di bulan September ceria ini jumpa kembali bersama daku yang mana akan mengajak kamu untuk membahas mengenai kesehatan. Meski saya belum menjadi pejuang ASI (Air Susu Ibu) karena status belum ganti, ups curcol hehe, tapi pembahasan mengenai ibu menyusui dapat menggetarkan jiwa ini. Sebab menjadi ibu menyusui menurut saya adalah anugerah luar biasa dari , dimulai saat status dari single berubah menjadi istri lalu mendapat karunia mengandung buah hati hingga kelahiran bayi mungilnya dan memberikan air susu kepadanya. Dapat disampaikan bahwa hal tersebut adalah wanita banget.


kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,


Ya, wanita yang telah resmi sebagai orangtua menyandang gelar dengan panggilan Ibu (dan yang semakna dengan itu), mendapat tempat luar biasa, sebagaimana dalam Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548 dengan terjemahannya sebagai berikut: 
“Seseorang datang kepada Rasulullah dan berkata,  ‘Wahai Rasulullah kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’  Nabi menjawab, ‘Ibumu!’
Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi menjawab, ‘Ibumu!’
Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’
Orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi
menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’

Dari hadits di atas memberikan arti penting kedudukan seorang ibu yang tidak hanya memiliki peran luar biasa sekaligus membutuhkan dukungan dari anggota keluarganya, terutama dalam hal menyusui. Sebagaimana dalam Pekan ASI Sedunia kembali hadir di tahun 2019 ini yang diadakan oleh SELASI (Sentra Laktasi Indonesia) bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dan GERLI (Gerakan Relawan Lansia Indonesia) di Balai Kota Jakarta, Kamis 29 Agustus lalu. Makna yang tersirat memberikan dampak besar dengan adanya hari peringatan tersebut, sebab menjadi seorang ibu yang menyusui memerlukan perjuangan yang besar. Dukungan dari berbagai pihak pun sangat dianjurkan.  


kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,


Disampaikan pada kesempatan tersebut bahwa standar emas makanan bayi, yaitu:
  • Inisiasi Menyusu Dini (IMD)
  • ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan
  • Pemberian makanan pendamping ASI
  • ASI tetap dilanjutkan pemberiannya hingga berusia 2 tahun atau lebih.


    kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,
    dr. Utami Roesli bersama dengan Ibu Ferry Farhati Ganis


    Namun terkadang dalam menempuh standar emas tersebut, adakalanya mengalami hambatan. Di sinilah peran suami, kakek dan nenek serta mertua turut serta memberikan dukungan agar istri/anak perempuan/menantu perempuannya dapat menyusui bayinya dengan optimal.  

    “Kurangnya edukasi terhadap kakek dan nenek menyebabkan adanya salah paham dalam mengurus bayi. Maka sosialisasi bukan hanya kepada ibu hamil/menyusui saja sekaligus juga kepada kakek dan nenek serta mertua,” terang dr. Utami Roesli, Sp.A, MBA, IBCLC, FABM yang merupakan relawan GERLI dan founder dari SELASI.

    kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,
    Bapak Parni Hadi saat menyampaikan sambutannya, bersama dengan dr Lula Kamal selaku moderator acara.


    GERLI merupakan inisiasi dari Pendiri Dompet Dhuafa yaitu Bapak Parni Hadi yang telah diluncurkan pada bulan April lalu. Gerakan ini untuk mendukung kesehatan dan produktivitas para lanjut usia agar bahagia dan bermanfaat. Bertepatan pula pada acara Pekan ASI Sedunia ini, Bapak Parni Hadi yang merupakan seorang ayah dari 3 orang anak sekaligus kakek dari 1 cucu ini mengajak kakek dan nenek untuk mendukung agar para cucu mendapatkan ASI eksklusif.

    “Saya percaya ASI sangat penting untuk tubuh. Saya adalah bukti. Maka saya minta kakek dan nenek harus mendukung gerakan ini. Saya sampaikan dukungan sepenuhnya Komunitas Kakek-Nenek untuk peduli menyusui.” Ungkap Bapak Parni Hadi.

    kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,
    momen penandatanganan dukungan untuk Ibu menyusui - dok. Mbak Melly (blogger)

    kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,
    momen penandatanganan dukungan untuk Ibu menyusui - dok. Mbak Melly (blogger)

    [Baca Juga:]


    Tidak sampai di situ, kehadiran Istri dari Gubenur DKI Jakarta, yaitu Ibu Ferry Farhati Ganis makin menambah semangat kepedulian dan dukungan untuk ibu menyusui, ditandai dengan dijadikannya beliau sebagai Duta ASI povinsi DKI Jakarta oleh SELASI, yang merupakan organisasi non profit yang mendedikasikan pengabdiannya untuk mendukung standar emas makanan bayi, dan bertepatan pada tanggal 29 Agustus pula merupakan peringatan hari jadi SELASI yang ke -16. Melalui serangkaian acara tersebut, makin memotivasi saya untuk mendukung para ibu menyusui. Serta bila nanti status telah berubah menikah dan memiliki anak, saya pun ingin menjadi pejuang ASI untuk masa depan anak saya, aamiin, doakan ya teman-teman.


    kepanjangan dari SELASI, apa itu SElasi, kepanjangan Gerli, apa itu gerli,

    Artikel Terkait

    Komentar

    1. Syukurlah ada kampanye seperti ini Mba. Edukasi tentang Ibu menyusui itu menurutku penting, bukan cuma ke perempuan tapi juga ke laki laki biar ngga keulang juga yang kayak kasusnya Mba Aura Kasih yang malah jadi bulan-bulanan mulut laki-laki yang katanya adalah penggiat film. Syukurlah Beliau udah minta maaf langsung ke Mba nya.

      BalasHapus
    2. Bener banget, edukasi itu perlu untuk pendamping ibu seperti kakek, nenek dan mertua. Karena biasanya mereka menggunakan metode turun temurun bukan metode yang terbaru saat ini. Jadi ingin curhat soal sulitnya memberikan konseling ASI ke pasien. Huhuhu apalagi yang orang tuanya dominan. MasyaAllah sampe lelah aku tak di dengar. Hahaha

      BalasHapus
    3. Kepentingan terkait edukasi seperti ini memang harus diterapkan ke berbagai pihak terkait, sih, Mbak. Di desa aku sendiri, dulu masih ada yang tidak mengerti soal kepentingan ASI bagi bayi. Bahkan ada yang sudah dihentikan ASI-nya bagi bayi sebelum usia 2 tahun, alasannya karena si bayi sudah doyan dikasih makan pisang.

      BalasHapus
    4. Senang ternyata banyak gerakan pendukung ASI. Saya merasakan sendiri kalau bukan karena kepedulian dan dukungan mungkin saya bisa tidak ngASI lagi. Alhamdulillah sampai anak berumur 21 bulan masih ASI (belum disapih). Penting juga ilmu agar ASI lancar seperti menjaga mood Ibu dan makanannya.

      BalasHapus
    5. aku jadi inget rekan kerjaku yang ibu mertuanya alias neneknya malah dukung sufor padahal temenku udah mati-matian biar tetap mengASIhi sampe ikutan WAG khusus pumping, minum ini itu tapi sayang dukungan dari orang dekat utamanya kakek nenek si cucu malah ga dapat akhirnya blass nyerah apalagi mertuanya suka bilang "kasian anakmu kalau ga dikasih sufor" temenku sampe nangis di kantor. padahal semangat pumping di kantor melebihi semangat aku semoga ada gerakan kayak gini bikin semua aware ga cuman si ibu yang berperan tapi semuanya ya mba

      BalasHapus
    6. Menarik sekali ini kegiatannya sampai ada gerakan dari kakek nenek dukung ASI, yaa. Alhamdulillah kalau ortu dukung ASI, tapi sering baca cerita teman-teman di support group ASI yang mungkin karena belum tersampaikan informasi, akhirnya seperti mendapatkan tekanan dari generasi yang lebih tua. Nah kalau yang mengedukasi dari nakes maupun penggiat komunitas yang senior juga, mungkin bisa lebih diterima, yaa...

      BalasHapus
    7. Setuju banget kalo proses menyusui dibutuhkan dari semua pihak dalam keluarga agar lancar, bagus banget ini kampanye nya

      BalasHapus
    8. Ternyata semua berperan yaa untuk mendukung ibu ASI, gak cuma ayah tapi kakek neneknya juga, nah perlu nih edukasi mengenai pendampingan ASI

      BalasHapus
    9. Aku lagi hamil anak kedua nih, semoga yang kedua ini bisa sampe S3 ASI, yang pertama dulu cuma setaun 2 bulan aja karena bingung puting, huhu 😢. Dan bener setuju banget, dukungan orang-orang sekitar itu sungguh membuat kita lebih kuat, kitanya pun tapi juga kudu kuat ngadepin segala macem omongan di luaran. Dulu tuh banyak banget yang raguin kalo aku bisa kasi ASI gara2 katanya PDku kecil. Wahahaha, aku ketawain aja sambil jawab, "cilik2 isine akeh iki, ngawut ae" (kecil2 isinya banyak ini) 😆.

      BalasHapus
    10. Support system Dari keluarga penting untuk keberhasilan Ibu mengASIhi. Saya termasuk yg Tidak dapat dukungan dari Ibu sehingga produksi ASI Tidak maksimal.

      BalasHapus
    11. Sayaa dulu pernah ikut event blogger. Yang datang udah pada punya anak, saya sendiri yang belum menikah. Alhasil agak cengo.

      Tapi ilmu yang kaya gini ga nunggu sampai punya anak lah. Bahkan bagus banget kalau sudah berilmu sebelum melakukan. Biar ga salah langkah, atau minimal udah tau mau ngapain.


      Terimakasih kak udah berbagi :)

      BalasHapus
    12. Cerita dari salah satu teman saya, kalau di Jerman semua masyarakatnnya sudah sadar akan pentingnya ASI. Bahkan dokter-dokter di sana semuanya pro ASI. Seneng deh kalau di Indonesia juga ada gerakan seperti ini, apalagi diinisiasi oleh para senior hehehe, tentunya mereka udah banyak berpengalaman ya!

      BalasHapus
    13. Acara yg sangat keren. Pengalamanku, dukungan nenek sgt berpengaruh thd kesuskseAn menyusui. Saat aku bekerja, ibuku membantu memberi asip pada anakku lwt sendok dan cupfeeder

      BalasHapus
    14. ASI eksklusif harus diberikan 6 bulan pada bayi, setelah itu boleh ditambahkan MPASI namun asi teteap diberikan selama 2 tahun. jadi ASI itu untuk kekebalan tubuh dan kontak bayi bagi anak dan ibu

      BalasHapus
    15. Aku selalu excited dengan acara tentang pentingnya ASI semacam ini lho Mba Fen, apalagi ada bapak2 Yang turut andil. Karena emang Dalam menyusui bukan ibu aja Yang bertanggungjawab tapi bapaknya juga. Kan bikinis bareng2, haha.

      BalasHapus
    16. Bener banget kak. Aku sebagai gurur tk juga banyak mendapatkan anak didik aku yg kekurangan asi dia cenderung akan susah tanggap ketika masa golden agenya.

      BalasHapus
    17. Acara seperti ini harus lebih sering digalakan sih. Kalau bisa yang diundang bukan perempuan atau ibu menyusui saja, tapi keluarga yang akan menjadi support system seperti pasangan, ibu, dan mertua :)

      BalasHapus
    18. Pernah merasakan masa2 saat mengASIhi, dan butuh perjuangan banget, juga memang butuh dukungan dari semuanya, dengan ada kegiatan peringatan seperti ini menjadikan semangat untuk para ibu menyusui dan ibu hamil, agar menjadi lebih faham apa itu ASI bagi bayi.

      BalasHapus
    19. Dalam ASI memang tidak hanya Ibu yang berperan tapi orang sekitarnya pun berperan dengan mendukung Ibu untuk menyusui, jadi yang edukasi tidak hanya ibu tapi orang sekitarnya pun juga :D

      BalasHapus
    20. Alhamdulillah anakku ASI sampai usianya 1 tahun 8 bulan, sehabis itu sudah kena susu formula karena memang aku sempat sakit dan dirawat. Peran untuk memberikan ASI dan memberikan MPASI juga tidak hanya untuk orang tuanya saja. Bahkan dulu mama dan papaku ikutan belajar juga, kalau kata mamaku "ribetnya anak zaman sekarang" hahahhaa

      BalasHapus
    21. saya berharap ada acara serurupa ditempat saya mbaa

      BalasHapus
    22. Seneng yah kalau ada acara kayak gini. Nambah ilmu jadinya.

      BalasHapus
    23. Peran orang terdekat menjadi kunci keberhasilan seorang Ibu dalam memberikan ASI. Dulu saya senang banget dengar kata Ayah ASI karena membantu Ibu untuk mendukung segala sesuatunya apakah motivasi dan pekerjaan rumah.

      BalasHapus
    24. Pengalaman saya menyusui anak hinggah 2 tahun, setujus banget mba proses menyusui perlu adanya support dari orang terdekat terutama suami.

      BalasHapus
    25. Cocok banget! Edukasi menyeluruh sampai ke kakek nenek apalagi yang tinggal serumah tuh yaa supaya ga salah kaprah soaln menyusui.

      BalasHapus
    26. kegiatan laktasi dari ibu menyusui itu memang ga cuma objek ibu saja yg ya, tp memang support system terutama keluarga dan suami nih yg PR banget.

      BalasHapus
    27. Keren nih Mbak, sebelum memasuki dunia menyusui udah dapet ilmu nya dulu. Dulu aku belum tau ilmu nya jadi agak repot waktu menyusui. Semoga program gerakan dari Dompet Dhuafa ini dapt terus berjalan dan menginspirasi banyak ibu

      BalasHapus
    28. ASI adalah yang terbaik.
      Semoga semua Ibu dimudahkan memberikan ASI untuk anak-anaknya.

      BalasHapus
    29. Waah keren banget campaignnya mba, jadi kakek, nenek dan keluarga lainnya punya peran penting ya bantu Ibu menyusui. Memang ASI itu gizi terbaik buat anak.

      BalasHapus
    30. Noted bnget nih buat saya yg blm begitu banyak paham soal dunia ibu menyusui. Jadi tambahan ilmu saat sudah benar2 menjadi ibu. Bismillah

      BalasHapus
    31. Justru saat belum menikah dan sedang mempersiapkan pernikahan itu penting buat tahu soal kehamilan da ASI :D
      Iya kesuksesan menyusui gak cuma dari emaknya tapi yang lebih penting memang dukungan dari keluarga ya.

      BalasHapus
    32. Kebetulan banget aku lsgi menyusui Binar (10) bulan
      Memang busui tuh butuh dukungan semesta agar bisa menyusui dengan paripurna

      BalasHapus
    33. Salam nenen!
      Hyaa, aku seneng sih sekarang banyak acara kayak gini yang artinya awareness tentang asi makin meningkat

      BalasHapus

    Posting Komentar

    Salam SemangatCiee, bertamulah yang santun, sebagaimana kamu datang berkunjung ke rumah sahabatmu🙏

    Postingan populer dari blog ini

    The Mask Singer Indonesia 27 Desember

    Resensi Buku: The Autobiography of Valentino Rossi

    Review Wardah C-Defense Sleeping Mask

    Juara The Mask Singer Indonesia Season 2

    Juara The Cuts Indonesia