Judulnya ciamik ya, soalnya ada tentang kata “Akur”, hehe. Ya iyalah, kalau pisau digunakan untuk hal yang nggak bikin akur, bisa berabe ceritanya genks, wkwkwk. Maka dari itu, kita dapat memanfaatkan salah satu perlengkapan memasak ini untuk membuat akur kondisi di dapur.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Pisau Dapur
Pastinya pembaca blog fennibungsu.com sudah sangat mantap ta’aruf dengan si pisau dapur. Salah satu peralatan yang kudu ada di ruang masak ini tentunya sering digunakan setiap hari (bisa saja setiap waktu, bila pekerjaan kamu berkaitan erat dengan suasana memasak).
Mutu dan jenis pisau dapur bisa mempengaruhi tingkat keamanan, kenyaman, dan rasa dari masakan. Oleh karena itu, memahami cara memilih pisau dapur bukanlah suatu hal yang berlebihan untuk kita kulik. Kita perlu memperhatikan dari segi:
1. Bahan Bilah Pisau Dapur
Umumnya, bahan pembuat pisau dapur itu dari stainless steel yang lebih tahan terhadap karat, baja karbon terbilang tajam tetapi mudah berkarat, sedangkan pisau berbahan keramik tajam tetapi mudah patah (apalagi saat terjatuh).
2. Bagian Pegangan Pisau
Bagian pegangan pisau (handle) usahakan untuk memilih yang nyaman digenggam misalnya yang terbuat dari bahan plastik, kayu dan bisa juga berbahan karet. Dengan begitu akan memudahkan tangan kita menggenggam pisau dapur yang tidak terasa lelah, dan tidak terasa licin saat digunakan.
3. Sesuaikan Kebutuhan Penggunaan
Sediakan pisau dapur yang sesuai untuk kebutuhan memasak, misalnya untuk memotong daging, membersihkan sayuran, dan mengiris cabai/bawang.
Jenis-Jenis Pisau Dapur
Setiap pisau memiliki fungsi yang berbeda. Berikut beberapa jenis pisau dapur yang umum digunakan:
a. Pisau Roti
Kalau kita ke resto yang menyajikan roti, umumnya akan memiliki pisau roti khusus. Pisau ini memiliki bilah bergerigi yang bermanfaat ketika mengiris roti, dan memotong roti. Ukurannya sekitar 6 sampai 10 inci. Pisau roti ini perlu untuk kita ganti secara berkala, karena sulit untuk diasah.
b. Pisau Chef
Buat kamu yang gemar nonton tayangan Master Chef atau hal-hal yang berbau masakan, tentunya akan melihat Pisau Chef yang selalu digunakan oleh si chef tersebut baik untuk mencincang daging, memotong maupun mengiris bahan makanan.
c. Pisau Ukir
Jenis pisau ukir yang dibahas di sini bukan untuk mengukir kayu ya genks, bukan (heheh).
Pisau ukir memiliki ukuran sekitar 2,5 hingga 4 inci. Fungsinya untuk memotong bahan makanan seperti sayuran, dan bisa juga digunakan untuk buah-buahan. Nah, kalau pernah kita lihat ukiran cantik dari buah-buahan, penggunanya umumnya menggunakan pisau ukir ini karena cocok untuk pemotongan yang rumit.
d. Pisau Fillet
Bila ingin memotong ikan, apalagi untuk melepaskan kulit dan tulang, kita bisa memanfaatkan jenis pisau fillet ini, karena bilahnya ramping, dengan bentuknya seperti kepala hiu. Ukurannya sekitar 5 sampai 6 inci.
e. Pisau Cleaver
Pisau cleaver ini mungkin bisa kita sebut juga adalah golok, karena fungsinya untuk memotong tulang dan sendi (pada unggas atau daging sapi). Selain itu, bentuknya yang melebar, dapat kita manfaatkan juga untuk menggeprek bumbu dapur seperti bawang putih, lengkuas, atau sereh.
Tips Cara Merawat Pisau Dapur
Pisau dapur juga perlu mendapat perawatan yang baik (bukan kita saja lho, hehe). Dengan perawatan pisau dapur yang tepat bisa menjaga ketajamannya dan memperpanjang usia pakainya, dengan cara:
- Hindari mencuci pisau dapur di mesin pencuci piring. Hal ini bisa merusak bagian bilah pisau dan pegangannya.
- Cuci pisau dapur setelah digunakan, agar saat pengunaannya kembali tidak meninggalkan rasa atau aroma dari pemotongan sebelumnya.
- Gunakan papan potong (talenan) yang tepat, seperti kayu, bukan dari bahan kaca atau marmer.
- Setelah digunakan, simpan pisau dapur di tempat khusus, misalnya pada pelindung bilah.
- Gunakan pisau dapur sesuai dengan fungsinya, misalnya pakailah pisau cleaver untuk memotong daging bukan menggunakan pisau roti.
- Lakukan pengasahan pisau dapur secara berkala menggunakan batu asah atau alat pengasah yang sesuai.
Kapan Sih Sebaiknya Mengganti Pisau Dapur?
Untuk hal ini sebenarnya bisa dilihat dari kondisi pisaunya ya. Bila masih dapat digunakan dengan aman, maka pisau dapur masih nyaman untuk kita gunakan.Namun, jika bilah pisau sudah tipis, adanya retakan pada bilah/gagang, pegangan pisau longgar, hingga pisaunya berkarat maka kita perlu cepat menggantinya.
Sedangkan untuk harga pisau dapur dan apa merek pisau dapur terbaik, kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan tentunya bajet yang tersedia.
Dengan perawatan yang benar, pisau dapur dapat kita gunakan dalam jangka waktu lama. Kita bisa lebih peka melihat kondisi pisau bila sudah tidak layak digunakan. Selamat berkreasi menghadirkan masakan dengan pisau dapur andalan kamu ya!











Posting Komentar