Sabtu itu, 7 Februari 2026 menjadi langkah yang unik untuk saya ke DoubleTree, Cikini, Jakarta Pusat, mengikuti acara Festival Kuliner Australia. Kalau dari tajuk acaranya, udah kebayang ya bakalan ada apa aja, yang intinya tentang makanan hehe.
Oleh karenanya, saya bersiap-siap untuk berangkat dari rumah dan sekitar pukul 2 siang sudah berada di stasiun Klender Baru. Kemudian saya transit di stasiun Manggarai, pindah ke peron 9 atau 10 menuju Stasiun Cikini. Langkah kaki saat itu terbilang apik, karena saya tidak hanya bisa duduk dengan leluasa di dalam kereta, tetapi juga waktu tunggu kereta yang pas.
Perjalanan Menuju Hotel DoubleTree Cikini, Jakarta
Nah, sampai di Stasiun Cikini saat itu menunjukkan pukul 3 kurang. Saya duduk dulu sementara di sekitar peron (masih dekat dengan gerbong kereta belakang), yang rencananya mau membuat konten video ala-ala quotes. Eh nggak disangka, pas ada kereta yang berhenti di depan saya duduk, turunlah Mbak Ria Andika. Ternyata beliau janjian katanya dengan Kak Utie dan Mbak Lala. Akhirnya saya ikut saja dah, biar ke lokasi nggak bengong sendirian, hehe.
Sampai di lokasi hotel yang sangat terjangkau dengan transportasi KRL Commuterline ini, untuk registrasi belum dibuka. Jadinya kami sempatkan untuk berpindah ke spot yang lain di sekitar hotel DoubleTree Cikini, Jakarta. Tak berapa lama kemudian, muncullah Mbak Dita. Wah, saya baru pertama kali ini bertemu beliau secara langsung, karena seringnya lewat blogwalking hehe.
Waktu pun tepat untuk registrasi. Kami pun mendekati panitia, dan masing-masing diberikan passport Taste of Australia 2026. Isinya tentang menu makanan Australia yang bisa didatangi dan sekaligus dapat paraf. Mungkin seperti ala-ala boarding ya, hehe.
Rangkaian Acara di Festival Kuliner Australia
Pas di dalam ruangan acara, alhamdulillah sudah berkumpul kawan-kawan, sehingga foto pun jadi makin komplit lagi hehe. Oh iya, Festival Kuliner Australia ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta.
1. Sambutan dari Perwakilan Kedubes Australia
Saat pembukaan acara, Ibu Gita Kamath selaku perwakilan dari Kedubes Australia untuk Indonesia menyampaikan bahwa, Indonesia dan Australia sama-sama punya rasa cinta mendalam terhadap tradisi kuliner sehingga saat keduanya berpadu dapat tercipta dan tercermin cita rasa terbaik dari kedua budaya.
2. Demo Masak bareng Chef Callum Hann
Acara pun berlanjut yaitu demo masak bareng Chef Callum Hann. Kalau kamu mengikuti tayangan kompetisi memasak Master Chef Australia, pasti bakalan engeh deh sama sosok yang humble ini. Apalagi ternyata chef sekaligus penulis buku ini ternyata baru pertama kali ini datang ke Jakarta. Hemm, sesuatu banget ya.
Pemenang MasterChef Australia All-Stars tahun 2012 ini membagikan teknik memasak yaitu Australian Rib Eye, bagaimana agar daging tetap dalam tekstur yang juicy, matang dan enak. Saat memasak, aromanya itu semerbak memenuhi ruangan. Ini jadi momen seru karena antusias dari para peserta yang tenang menyaksikannya.
3. Live Music bareng Fabiolous Band
Selain di dalam ruangan, Festival Kuliner Australia juga makin meriah dengan hiburan live music dari Fabiolous Band. Meski di luar ruangan agak basah karena sempat diguyur hujan, tapi tidak menyurutkan semangat untuk bersuka cita.
Saatnya Jelajah Kuliner Taste of Australia 2026
Rangkaian acara seru dari Festival Kuliner Australia, makin bertambah lagi dengan mencicipi hidangannya. Jangan lupa siapkan passportnya ya, hihi. Di sini terhidang minuman seperti jus buah, kopi, teh dan minuman dingin.. Sedangkan untuk makanannya pun beragam, seperti:
1. Pavlova
Pavlova merupakan dessert yang dari tampilannya saja sudah menggugah selera dengan potongan buah stroberi sebagai topingnya. Rasa manisnya pas dengan krim yang lumer di mulut dan lembut seperti marshmallow.
2. Lamington Cake
Dessert kedua yang menarik perhatian saya adalah Lamington Cake. Dari luar saja sudah tampak taburan parutan kelapa di sekitarnya. Ketika disantap rasa cake-nya ini lembut, manisnya juga pas, dan rasa gurihnya nikmat yang tidak membuat bosan.
3. Mini Meat Pies
Hidangan lainnya yang mencuri perhatian saya adalah Mini Meat Pies. Dari bentuk dan ukurannya yang mantap, pai daging mini sapi ini sedap untuk dinikmati karena terasa padat, dagingnya juga terasa. Di sini saya agak menyesal sebab kurang menambahkan saus huhu. Kalau pakai saus yang agak pedas sepertinya bakalan makin ciamik.
4. Skewers
Untuk hidangan Skewers, daging yang dibuat ala-ala tusuk sate ini terbilang juicy dan tidak beraroma dirinya. Tingkat kematangannya juga pas. Cuma saya lupa untuk menambahkan sausnya, hehe.
5. Sausage Sizzle
Hidangan yang makin mantap lagi adalah Sausage Sizzle, yaitu sosis panggang yang dipadukan dengan roti tawar. Hidangan khas Australia ini enak dan cocok untuk dijadikan santapan pengganti makanan utama (kalau yang makanan utamanya terbiasa nasi kayak saya, hehe).
Sebenarnya di sini juga tersedia juga es krim, popcorn, dan salad. Hanya saja saya tidak mengambilnya karena alhamdulillah jelajah kulineran Australia ini mengenyangkan.
Terima Kasih Festival Kuliner Australia
Terima kasih Komunitas Food Blogger Indonesia sehingga saya bisa mengikuti rangkaian acara Festival Kuliner Australia ini. Lewat Taste of Australia 2026 di Hotel DoubleTree Cikini, Jakarta Pusat ini membuat alat indera lebih peka terhadap warna, tekstur dan cita rasa makanan.
Apalagi kehadiran hidangan yang otentik, membuat kita bisa belajar tentang keanekaragaman budaya. Sampai jumpa di Festival Kuliner berikutnya.
















Aih senangnya bisa jumpa juga dengan Mba Dita ya Mba, btw aku ga ngikuti Master Chef dan baru tahu Cheff Callum Han ini, aku jd membayangkan aroma Australian Rib Eye pastinya bikin perut berdendang kalau di sana ya Mba. Dari sekian kulinerannya paling pengen kucoba adalah Skewers kebayang sih ini enaknya hahaha..
BalasHapusSeru-seru mbak Fenn... Aku jadi tahu makanan dari negeri kangguru. Rasanya nggak cuma seru karena ketemu temen² blogger, tapi juga perut happy setelah datang ya.
BalasHapusMana ada demo masaknya pula, jadi bisa lihat cara masaknya dari masterchef langsung. Huuaa, mupengnya..🤤
Aku baca blognya Mas Aip juga menunya dikemas dengan lucu yak, pake model passport. 🥰🥰
Selama ini aku kira pavlova ini kuliner dari Rusia, ternyata Aussie yaaa 😄😄😄😄. Yg aku tahu meat pie itu memang banyaaaak disebut darah Aussie juga. Kemarin itu aku makan di salah satu cafe di Cikini, dan salah satu menu meat pie, enaaak banget.
BalasHapusKalau menu lainnya, lamington cake aku juga penasaran mbaaa. Pasti enaaak, apalagi ada taburan kelapa parut. 😍😍
Mantap, seru banget ya mbak Fenni bisa hadir ke event Taste of Australia di hotel Doubletree Cikini, lokasinya strategis banget.
BalasHapusKapan lagi, bisa icip kuliner Australia, disambut hangat sama perwakilan Kedubes Aussie dan bisa ketemu langsung sama chef Callum Hann, lihat beliau demo masak 🤩🤩🤩 pengalaman berkesan sekali, pastinya happy ketemuan sama para blogger.
Wah. Bisa nyobain semua kuliner Australia. Pasti menyenangkan sekali, Kak. Aku tergoda pingin nyobain dessert yang pertama itu. Pavlova ya namanya. Enak tuh pasti.
BalasHapusPengen ikooooot... hiks, heuheu. Seru banget liat video dan foto2 keseruan kalian selama disana. Semoga kalau ada kesempatan, bisa ikut meramaikan, hihihi.
BalasHapusAku liat deretan makanannya, beneran banyak yang gak familiar. Yha wajar, namanya geh khas australi yaaa. Penasaran sih sama pavlova, kira-kira macem gimana yak taste nya
ouwww ini chef callum ituuu...iyaaa aku inget dulu aku penggemar setia masterchef autralia ,,,suka banget sama acaranya :)
BalasHapusdan acara festival ini sptnya seru banget ya mbaa...aku juga liat bbrpa video yang berseliweran rasanya ikut seneng bisa ketemu banyak teman sekaligus cicipin makanan yang dari tampilannya aja cantik cantik apalagi rasanyaaaa