Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

Masih Ingat Duo M2M? Ini 6 Lagunya yang Asik

Huayyyawo anak 90an kita kumpul bareng again dengan M2M, masih ingat gak? Yes, M2M ini adalah duo cantik asal Norwegia, yaitu Marit Elisabeth Larsen dan Marion Elise Raven. Pada usia Marit 12 tahun, sedangkan Marion 11 tahun yang saat tahun 1996 menggunakan nama Marit & Marion, dengan album pertama mereka ini Synger Kjente Barnesanger menggunakan bahasa Norwegia. Baru di tahun 1999, mereka menggunakan M2M dan merilis album menggunakan bahasa Inggris. Single pertama M2M Don’t Say You Love Me , ternyata menjadi closing credit dari film Pokemon: The First Movie, yang membuat mereka mulai dikenal sebagai grup musik remaja. debut pertama Marit and Marion - Dok. IMDb Hanya saja, karir duo cantik ini tidak bertahan lama. Padahal lagu-lagunya terbilang unik dan easy listening . Apalagi baru menelurkan 3 album studio dan 1 album kompilasi, tetapi harus bubar karena mereka merintis jalur masing-masing secara solo karir. Berikut 6 Lagu yang Asik dari M2M . Don’t Say You Love Me Debu

Ini Bukan tentang Bisnis di Tahun 2023

Mungkin pernah terlintas dalam pikiran, “Usaha apa yang belum banyak pesaing? Bisnis yang tak pernah sepi itu seperti apa?” dan pertanyaan lainnya yang makin membuat jadi galau. Takut ini..takut itu… dan lainnya. Keinginan hati mau membuka usaha, tetapi bimbang. Apalagi kalau melihat bulan Januari 2023 sebentar lagi beranjak pergi. Belum lagi tengok kanan-kiri, tetangga maupun kawan sudah banyak yang merintis usaha. Berkecamuk pula perasaan, padahal diri ini yang ingin lebih dulu terjun pada dunia bisnis. Lalu bagaimana dong biar bisa memulai bisnis dengan nyaman, dan tidak lagi bertanya-tanya, bisnis apa yang dicari orang? Nanti yang ada bukannya mendapat jawaban, malah digodain, “Kamu nanyaaeeeaaa … kamu bertanyaa- tanyaaaeaaa .” Coba Meresapi tentang Bisnis Sebenarnya artikel ini bukan untuk menggurui (tetapi mengisi blog aja, biar pembaca Kisah di Blog Fenni Bungsu gak bertanyaa-tanyaaa, udeh update blog belon si Bungsu, wkwkwk). Selain itu juga karena tulisan ini bukan

5 Persiapan Dukung Kompetensi Bekerja di Era Jaman Now

Cara meningkatkan kompetensi bekerja bukanlah hal yang mudah, terlebih untuk yang baru menjajaki dunia kerja untuk pertama kalinya. Ada rasa gugup merayapi, karena harus memulai dan lekas beradaptasi dengan lingkungan perusahaan. Serta perasaan, mungkinkah kompetensi yang dimiliki bisa menunjang pekerjaan nantinya? Namun, ada pula yang sudah sangat siap berkecimpung dalam pekerjaan pasca meraih gelar sarjana, karena memiliki bekal mental dan keterampilan yang matang. Seperti quotes manis yang disampaikan oleh Robert Greene, The future belongs to those who learn more skills and combine them in creative ways. Kurang lebih diartikan bahwa masa depan cerah dapat kamu raih dengan memiliki banyak keterampilan dan mengolaborasikannya dengan teknik yang kreatif. Skill dan kreativitas ini menjadi dua kompetensi global yang bisa dijadikan andalan dalam menghadapi dunia kerja, baik itu nantinya bekerja di perusahaan dalam maupun luar negeri. Apalagi mengingat jaman now yang serba praktis, s

Intip Para Pemeran di Serial Nakusha, Dulu dan Sekarang

Jumpa kita di akhir minggu ketiga bulan Januari 2023 dengan bahasan kali ini tentang Laagi Tujhse Lagan . Waduh judul apaan itu? Apakah judul lagu, film, atau novel? Kalau dari kata-katanya seperti dari bahasa India nih. Yups , benar sekali. Saya mengangkat tentang Laagi Tujhse Lagan atau lebih familiar di sini itu dengan nama Nakusha . Sinopsis Nakusha ( Laagi Tujhse Lagan ) Laagi Tujhse Lagan   yang dalam bahasa Indonesia berarti “Aku Mulai Mencintaimu”, menceritakan tentang karakter Nakusha yang sengaja menutupi kecantikannya. Ibunya tidak ingin Nakusha bernasib sama seperti kakaknya yang terlalu cantik sehingga dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kulit asli Nakusha itu putih, jadilah dia dibuat menghitam. Sayangnya Malmal More polisi korup mengetahuinya, dan ingin mempersunting Nakusha untuk dijual ke Dubai. Nakusha dan keluarganya melarikan diri saat hari pernikahannya dengan Malmal More. Saat pelariannya itu, Nakusha diselamatkan oleh Dutta Bhau yang mer

5 Hal Penting Saat Mencari Penginapan Murah Terdekat

“Coba kamu cari penginapan murah terdekat yang tidak jauh dari rumah Paman Rian, atau sekitar lokasi kampus pilihan kamu itu,” ujar Ribka kepada Fadia adiknya. Fadia sigap ketak-ketik melalui gadgetnya. Ia scroll satu persatu dan memperhatikan bagian tumbnail halaman yang muncul. “Kan gak enak kalau kita menginap di rumah Paman Rian, karena beliau pasti repot banget mengurus pernikahan mbak Diah hari Jumat besok,” lanjut Ribka. Mata Fadia sejenak berbinar, “Ada beberapa yang oke nih kak, bujetnya juga masih pas buat kantong kita. Tapi ada juga nih yang mendingan, ya harganya lumayan juga sih,” Ribka lekas menanggapi, “Jangan yang mahal. Pokoknya kita cuma dua hari semalam saja. Kita lihat-lihat kampusnya setelah dari kondangan Mbak Diah, kan?” “Iya. Eh, atau bagusnya sebelumnya aja ya?” Rona wajah Fadia menyiratkan rasa bimbang. “Kamu masih galau?” “Iya sih, soalnya maunya kampus yang satu lagi, tapi penasaran juga sama kampus yang gak jauh dari rumah Paman Rian itu.” “

Review Buku Be the First, Be the Best, Be Different

Be the First, be the Best, be different. Can you do it? It might be a difficult thing to do. There is fear and anxiety. However, we must strengthen ourselves to be able to do our best for the pleasure of God. Ya, ridho dari ﷲ dapat menguatkan kita untuk melangkah mantap menjalani kehidupan ini. Pasalnya kita menjadi tahu untuk apa sih kita hidup di dunia ini? Bagaimana memaknai hidup lebih baik? Serta peran dan tugas apa yang harus berkelanjutan dilaksanakan? Dari pertanyaan di atas, buku Be the First, Be the Best, Be Different dapat memberikan gambaran dan inspirasinya. Berikut ulasannya. Identitas Buku Judul Buku: Be the First, Be the Best, Be Different Penulis: Mila Septian Haryati dan Neng Wina Hartati Terbit: tahun 2020 Penerbit: PT Elex Media Komputindo Tebal: 176 halaman Bahasa: Indonesia Kategori: Non Fiksi – Religion & Spirituality (14+) Rating: 3/5 Berkenalan dengan Penulis Buku Be the First, Be the Best, Be Different ini diracik oleh dua pe