Istilah life hack seringkali digunakan dalam berbagai hal. Life hack sebenarnya merupakan tips dan trik praktis yang dapat memudahkan segala hal dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal finansial atau keuangan, ternyata life hack juga dibutuhkan untuk menjaga keuangan tetap sehat dan baik. Sangat penting untuk memiliki keuangan yang sehat karena akan berdampak positif bagi kualitas kehidupan. Maka dari itu, kamu harus terus berusaha untuk menjaga keuangan tetap fit dengan financial hack, misalnya seperti memiliki investasi online.
Ukuran keuangan sehat sederhana yang bisa kamu lihat secara langsung, adalah tidak merasa kesusahan sebelum akhir bulan, yang diakibatkan dari pengeluaran lebih besar dibandingkan pemasukan. Jika kamu tidak merasakan kesusahan, maka finansialmu masih bisa dibilang sehat. Bagi kamu yang merasa keuanganmu suka boncos, cuss langsung intip deretan financial hacks yang berasal dari berbagai sumber di bawah ini ya!
Life Hack Keuangan untuk Financial Sehat
Mengelola keuangan ternyata membutuhkan skill yang mumpuni. Namun kali ini tidak perlu khawatir, karena ada juga life hack atau tips dan trik dalam mengelola keuangan agar sehat, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup seseorang. Berikut ini daftar financial hack yang bisa kamu coba:
1. Membuat Budgeting Bulanan
Life hack pertama yang bisa diterapkan adalah membuat budgeting untuk setiap bulannya. Saat kamu menerima gaji pada awal bulan, lekas susun anggaran supaya kamu bisa mengalokasikan dana sesuai dengan kebutuhan setiap pos. Kamu bisa mengikuti aturan 50/30/20 yaitu 50% untuk kebutuhan, 30% untuk kesenangan pribadi, 20% untuk menabung atau investasi jangka panjang.
2. Mencatat Pengeluaran Bulanan
Selain membuat anggaran dari pemasukan, kamu juga wajib mencatat pengeluaran bulanan. Memang hal ini tidak mudah, karena membutuhkan konsistensi. Namun, kamu bisa teratur mencatat setiap transaksi yang kamu lakukan dengan baik, lalu simpan juga bukti bayarnya seperti nota atau bon agar dapat memantau jika terjadi perubahan harga barang yang dibeli. Dengan begitu kamu bisa melakukan review dan evaluasi anggaran dengan mudah.
3. Gunakan Uang Tunai
Cara mengelola keuangan selanjutnya adalah dengan selalu berupaya melakukan transaksi secara tunai. Pasalnya dengan bertransaksi tunai akan memudahkan saat belanja, dan mencegah diri dari impulse buying yang berlebihan. Uang tunai juga lebih mudah dikontrol, sehingga membuat kamu lebih fokus pada kebutuhan utama dan penting saja.
4. Segera Lunasi Utang
Tips dan trik penting lainnya untuk mencapai keuangan yang sehat adalah dengan mempercepat pelunasan hutang, terutama yang memiliki rate bunga tinggi. Jika memiliki hutang, maka setiap bulan akan banyak uangmu yang hilang untuk membayar bunga dari kredit yang kamu ambil. Untuk itu akan lebih sehat jika kamu segera melunasi hutang.
5. Mencari Pendapatan Tambahan
Jika pengeluaran dirasa lebih besar dibandingkan pendapatan, maka segeralah mencari pendapatan diluar pendapatan rutin. Kamu bisa mulai mencari pekerjaan paruh waktu, freelance, atau yang lainnya sesuai dengan bakat yang dimiliki. Dengan tambahan pendapatan, tentu saja dapat menutup kekurangan pengeluaran, sehingga neraca akan kembali seimbang dan finansial pun jadi sehat.
Baca Juga: Uang THR Lebaran Mau Beli Apa Dulu ya?
6. Tabung Uang Selama 30 Hari Jika Membeli Barang
Kamu bisa menerapkan aturan 30 hari saat menginginkan sesuatu. Saat muncul keinginan membeli barang, kamu bisa menabung terlebih dahulu selama 30 hari untuk membelinya. Setelah 30 hari kamu bisa memutuskan ingin tetap membelinya atau tidak. Aturan ini akan membuatmu tidak melakukan impulse buying, dan memikirkan lebih dalam apakah barang tersebut memang kamu butuhkan atau tidak.
7. Membiasakan Diri untuk Menabung
Selain mengontrol pengeluaran, kamu juga harus mendisiplinkan diri untuk menabung sebagian dari pendapatanmu. Kamu bisa memanfaatkan autodebet agar disiplin dalam menabung. Dengan begitu jumlah hartamu akan terus bertambah setiap bulan.
8. Menunda Belanja Online
Trend belanja online saat ini demikian masif, sehingga membuat orang terlena untuk melakukan impulse buying setiap saat, karena godaan iklan olshop. Kamu bisa menghindarinya dengan menundanya, dengan cara masukan dulu barang yang ingin kamu beli ke keranjang, guna memberi waktu berpikir.
9. Jangan Ragu Menanyakan Diskon atau Promo
Life hack keuangan selanjutnya adalah jangan malu untuk menanyakan diskon atau promo pada sebuah merchant saat kamu jajan di luar. Kamu akan mendapatkan banyak keuntungan dari ini, karena pengeluaranmu menjadi lebih sedikit dari yang seharusnya jika memanfaatkan diskon dan promo yang berlaku.
10. Berinvestasi
Satu lifehack keuangan yang tidak kalah penting adalah berinvestasi baik investasi jangka pendek maupun investasi jangka panjang. Saat ini sudah ada investasi online yang memudahkan kamu menjadi seorang investor.
Mengelola keuangan secara efektif bisa menjadi tantangan. Namun dengan beberapa life hacks yang sederhana tapi efektif, kamu bisa membuat prosesnya lebih mudah dan lebih efisien. Jika ingin berinvestasi, gunakan aplikasi investasi online Aplikasi digibank by DBS karena aman. Jika kamu mengalami kesulitan dalam memulai investasi, kamu juga bisa berdiskusi dengan digibank advisor dan mendapatkan strategi investasi jangka panjang yang dapat dipersonalisasi sesuai dengan nasabah, tujuan investasi dan kondisi ekonomi global.
Baca Juga: Cara Cerdas Menggunakan Uang THR
Pilihan produk investasi online terjangkau. Tersedia 150+ produk investasi yang telah dikurasi dan dapat disesuaikan dengan tujuan keuanganmu, seperti Obligasi mulai 1 juta, reksadana mulai 100 ribu dan dapat dibeli, dijual maupun dialihkan dan diwariskan hanya melalui Aplikasi digibank by DBS.
Ingin memulai investasi tapi bingung dari mana? Wealth 101 adalah teman belajarmu! Lebih dari 100 artikel yang mudah dipahami akan membantumu memahami dasar-dasar investasi, dari tips awal hingga analisis pasar terkini.
Tak hanya itu saja, dengan Aplikasi digibank by DBS, kamu bisa belajar dan berinvestasi di satu aplikasi melalui digibank Live & Learn dimana kamu bisa akses puluhan kelas investasi bersama para ahli, dari pemula hingga investor berpengalaman. Pilih dari 150+ produk investasi yang sesuai dengan tujuan keuanganmu, lalu beli, jual, atau alihkan aset dengan mudah kapan saja, di mana saja.
Bahkan kamu bisa juga belajar tentang investasi melalui Wealth 101 yang berisi Artikel panduan berinvestasi, mulai dari tips memulai investasi, edukasi prinsip berinvestasi yang baik, hingga pemaparan pandangan ekonomi dari para pakar DBS untuk sinyal terkini.
Praktis dan mudah memang berinvestasi di Aplikasi digibank by DBS bukan? Jika tertarik dengan kemudahan yang ditawarkan cek segera informasi selengkapnya di sini.











Saya fokus pada poin menabung 30 hari saat akan membeli barang, Mbak. Dan bagus sekali ini, daripada harus berutang dulu. Lalu saat masa menabung 30 hari, bisa saja berubah pikiran, apakah arang itu dibutuhkan atau tidak. Jadi kalau pun tidak jadi beli, sudah ada tabungan untuk keperluan kebutuhan.
BalasHapusKayanya aku butuh tips no 6, deh. Sering banget kejadian udah dibeli tapi jarang dipake dan baru sadar ternyata ngga butuh2 amat. Dan beneeer cashless itu memudahkan tapi sekaligus membahayakan, hikkss
BalasHapusPoin pertama ini memang paling penting. Pengaturan budgeting setiap bulannya. Dan sejak dulu memang sudah diterapkan pos-posnya. Nah, dari sini, nanti bisa berkait dengan poin-poin berikutnya, termasuk mengutamakan kebutuhan, bukan keinginan. Terus memang harus disiplin.
BalasHapusTips no 6 ini menarik, tapi bener juga lo, jika ingin sesuatu mending nabung dulu jadi terhindar dari impulsif buying, kadang belanja itu lebih ke emosi, apalagi kalau penawarannya menarik banget
BalasHapusNomor 4 sih prioritas banget harus. Biar gak nanti², jadi cpt selesai. Keuangan pun jadi makin sehat.
BalasHapusNomor 4 sih prioritas banget harus. Biar gak nanti², jadi cpt selesai. Keuangan pun jadi makin sehat.
BalasHapusBank DBS emang jadi salah satu rujukan untuk pengajuan yang mudah dan udah berizin OJK sih yaa. Saranku jgn sampe ke pinjol deh kalau di bank bank yang sudah berizin masih banyaak banget kesempatan untuk mengajukan.
BalasHapusBelanja online nih yang sering bikin kalap. Liat barang2 bagus dan murah2 langsung check out aja hehehee... Harus mulai mengendalikan nih, plus mulai investasi juga agar nantinya uang yang bekerja untuk kita.
BalasHapusMengatur keuangan emang penting, Mbak Fenni. Ini saya malah lagi belajar asuransi soalnya biar ada back up pas sakit gitu.
BalasHapusSegera lunasi hutang. Kalau bisa melunasi, minimal nyicil dulu gitu kalau aku mah.
BalasHapusNomor 10 nih dari dulu belajar melulu, prakteknya belum mulai-mulai juga :D
BalasHapusKayanya yang namanya wishlist ini gak abis-abis yaa..
BalasHapusSemoga dengan menabung 30 hari maka bisa semakin semangat bekerja dan menabung, ga boros dan mudah jajan gajelas. Huhuhu, masalah aku banget ini mah..
Hiyaaa belanja online tuh emang sangat menggoda mbak, apalagi kalau ada diskon terus gratis ongkir. Saya juga sedang berusaha, kalau pengen belanja online, masukin dulu di keranjang, tapi ditunda buat lanjut pembayaran.
BalasHapusHalo kak Feni, saya tertarik banget loh sama poin budgeting tapi emang ekonomi lagi sulit yah, mau budgeting tapi lok uangnya belum ada jadi susah deh, heheheheh. Thanks ya for sharing.
BalasHapusaku masih tantangan untuk nggak belanja online karena aku paling nggak tahan kalau ada lapak buku murah dan bukunya bagus bawaan ingin borong
BalasHapusSetuju banget, gunakan uang tunai!
BalasHapusJangan tergiur ambil kredit kecuali untuk membeli barang produktif
Sebelum memutuskan membeli, selalu pikirkan: Saya butuh barang ini, atau cuma pingin beli?
Kebiasaan dlm hidup yg harus di terapkan dalam mengolah keuangan, selain itu juga meminimalkan resiko kurangnya uang dan agar lebih terkendali pos-pos dari arus keuangan
BalasHapusMembulatkan tekad untuk berinvestasi ini sangat bagus sekali. Karena alokasi dana yang tepat akan berdampak hasil yang berbeda untuk masa depan. Dengan aplikasi dari DBS Bank dan dipandu oleh fitur kelas investasi dari para ahli, maka investasi bisa dimulai as soon as possible.
BalasHapusTambahinnn, jangan kemakan gengsi juga! Sekarangkan banyak gitu, karena orang lain minum kopi mehol, jadinya ikutan beli kopi gitu yang sebenarnya lumayan buat ditabung.
BalasHapusBikin budgeting sebulan itu paling ampuh dan wajib sih. Dari aku mulai kerja, aku selalu buat, sampai skr mba. Krn dari situ keuangan kita bisa di track.
BalasHapusApalagi kemudian aku kerja di bank asing, HSBC yg memang fokusnya pada growing wealth, makin belajar lagi cara2 investasi dari teman2 RM dan investment .
Aku juga bikin rekening terpisah2, ada yg utk tab traveling, ada yg utk investasi dan daily life. Sediain dompet yg ada sekat2 nya, utk nyimpen uang cash. Ini biasanya utk pengeluaran dapur yg msh pakai cash.
Kalo udah dibuat post nya, insyaallah sih ga bakal kurang sampe akhir bulan. Kecuali ga disiplin Ama post2 yg dibuat
Duh aku yang nomer 6 nihau konsisten nabung dulu kalau mau beli sesuatu. Tapi kadang adaa ajaa godaannya. Harus tetap kuatkan tekad biar gak jebol di tengah jalan hihihii
BalasHapusSetuju banget list yang mbak tulis, tapi yg paling penting no 7 supaya terbiasa saving
BalasHapusTips ini sangat berguna banget, tapi saya jadi bingung...
BalasHapusHal yang membuat saya bingung untuk menerapkan Financial hack ini karena....
Uangnya yang ga ada, huu huu huuu.....
Tapi saya juga lagi berusah buat investasi melalui produk online, nanti coba saya ubek - ubek deh produk apa yang cocok buat saya seorang petani.
Banyak yang belom aku konsisten lakuiiiin sampe sekarang, hiks hiks hiks.
BalasHapusSalah satunya tuh nomor 2, yakni mencatat pengeluaran. Padahal nih ya, aku tuh sampe udah beli aplikasi pencatat keuangan gitu, dengan lisensi lifetime alias seumur hidup. Tapi apa daya, nyatetnya mah sampe sekarang masih bae senen kemissss, hiks :(
Sekarang ini yang membuat finansial tidak stabil karena media sosial. Misalnya pengin beli sesuatu yang memang nanti dibutuhkan, tapi dananya belum terkumpul. Eh.. pas buka hape, ada iklan lewat. Beli dulu, bayar belakangan. Yah.. akhirnya nyicil dan tetap itu ada utang baru. Terus memang walau sekarang pebayaran non tunai lebih memudahkan dan praktis, tapi itu membuat loss kontrol juga. kalau pembayaran tunai, mungkin kembaliaannya bisa disisipkan atau ditabung.
BalasHapusAku sekarang lebih memilih untuk menabung dulu kalau pingin membeli barang. Ogah banget tertarik beli pake paylater. Bahaya kalau kebablasan. Susah mbayarnya ntar.
BalasHapusKeuangan memang harus keluar dengan baik dan benar supaya tidak boncos dan juga sehat finansialnya sehingga banyak sekali yang dilakukan dan tidak dilakukan dan saya pribadi sekarang biasanya tidak membelanjakan uang dalam jumlah banyak untuk hal-hal yang tidak perlu Walaupun ada yang di mau biasanya nabung dulu sampai dana saya cukup baru dibeli
BalasHapusin this economy kita memang harus banget mengatur uang keluar masuk sekaligus mulai belajr investasi di usia berapapun karena tidak ada kata terlambat daripada tidak sama sekali,,,aku sendiri juga di usia segini baru mulai belajr investasi mbaa di reksadana dan saham kayak gitu tapi buat aku tujuannya unvestasi buat dana pensiun yaa bukan buat trading kalo ini sie blm nyampe ilmunya hehehe
BalasHapusSaya termasuk orang yang memilih untuk nabung dulu ketika menginginka sesuatu, biasanya saya pakai toples yang saya isi setiap hari setelah subuh. Asal sabar dan konsisten bisa kok bbeli barang tanpa nyicil. Paylater memang terlihat memudahkan, namun jika tidak hati-hati juga bisa menjerumuskan, bisa-bisa bablas karena muncul anggapan ada fasilitas yang memudahkan.
BalasHapusKalau saya justru lebih nyaman mengeluarkan uang dari cashless kalau belanja soalnya jadi lebih mudah tracking mutasinya, kalau uang cash tunai suka lupa tadi beli apa yaaa.
BalasHapusMenabung dan investasi adalah solusi penting untuk kesehatan finansial. Investasi membuat uang bekerja untuk kita.
Life hack finansial yang ampuh dan aplikatif sekali ini sih. Kesepuluhnya kalau di terapkan secara konsisten dampak positif nya bakalan kerasa sekali. Apalagi di era sekarang ya, in this economy, kudu rajin cari cuan dan kelola dengan benar supaya nggak menguap atau habis secepat kilat.
BalasHapusDigibank by DBS, jadi solusi mudah buat berinvestasi juga nih. Beneran klop sama kebutuhan masa kini.
Kalau aku sebaliknya kak Fenni, aku pakainya non cash buat transaksi karena kebutuhan supaya tercatat di sistemnya. Biasanya tabungan buat ewallet yang buat bayar2 isinya terbatas sih, karena tabunganku bukan buat "menabung". Aku pakai instrumen lain buat menabung.
BalasHapusLalu kalau beli barang, intinya sama siih, aku suka mengendapkan dulu, nggak langsung beli. Misal hari ini mau beli baju, aku taruh keranjang aja trus nunggu 2 minggu atau bahkan sebulan juga, kalau masih mau aku beli, kalau nggak aku hapus dari keranjang hehe.
Investasi ini menurut aku bisa dilakukan kalau utang sudah gak ada, jadi emang pakai "uang dingin" gitu ya, yang udah gak untuk nabung lagi. Eh, kecuali utangnya utang produktif sih ya (mungkin rumah KPR syariah atau mobil yang memang dipakai untuk operasional sehari-hari).
BalasHapusTapi langkah pertama emang penting banget, mencatat dan melakukan budgeting bulanan. Aku pun setiap bulan sekarang sudah budgeting.
menarik nih ide menabung 30 hari sebelum membeli barang, ini juga bisa mencegah impulse buying jadi seperti disuruh merenung beneran butuh ga sih atau sekedar inginsaja yang bisa diganti dengan barang lain yang sudah dimiliki jadi ga harus beli maksudnya
BalasHapusHampir setiap bulan aku selalu bikin planning keuangan walau ada aja gagalnya tapi gak jadi mundur buat makin belajar dan makin disiplin buat nerapinnya. Kadang memang ada faktor faktor yang gak diduga-duga tapi tetap perlu estimasi juga siapinnya. Daaannn dapat penghasilan tambahan itu yang selalu kita perlu unik sih
BalasHapusDari 10 Financial Hack itu, yang mulai agak sulit adalah belanja cash. Ini sering banget penjual nggak ada kembalian. Jadi lebih praktis bayar digital.
BalasHapusSaya baru dengar soal Digibank by DSB. Kayanya cocok nanget buat yang baru mau terjun ke invsetasi ya.
Di zaman digital spt skrg, saat duit rata2 masuk dompet digital, belanja online mkn mudah. Padahal cari uang susah. Eh malah ngeluarin nya gampang bgt dah.
BalasHapusIni yg bikin kita ga sadar. Tergiur promo murah, eh tangan kita ga sadar. Lgsg pencet aja belanja. Apalgi klo pake paylater, mampus deh. Wkwkkak
Kak Fenni ini udh bgs bgt tuh ngingetin kita buat nabung dan investasi. Dan selalu inget buat catet pengeluarannya tiap hari. Akhir bulan bs audit tuh duitnya kmn aja.
Wah menarik juga nih ide menabung 30 hari itu jadinya kita juga bisa mengurangi belanja impulsif yaa. Trus kalau belanja pakai uang tunai aku juga setuju tuh soalnya kalau pakai qris gitu kita suka kalap belanja dan berasa ada uang terus
BalasHapusAh iya, apalagi in this economy ya
BalasHapusHarus banget kita bisa memanajemen keuang kita
Memang yang g boleh lupa adalah budgeting ya