Langsung ke konten utama

Perempuan Servis Kendaraan Bermotor, Kenapa Nggak?

Punya kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat harus disayang-sayang. Ya, kalau gak disayang, bagaimana pula nantinya saat dibawa berkendara? Masa iya, kudu didorong? Ya, nggak dong. Bayangin aja kalau mendorongnya dari Terminal Pulo Gebang sampai Terminal Kalideres, ya gempor.

Kalau kaum adam mungkin sudah hal biasa untuk urusan perawatan kendaraan. Lincah buat ingat kapan harus ganti oli, cek mesin, de es be. Lantas bagaimana dengan kaum hawa? Ya kudu belajar, mengenal, dan mengetahui, karena nggak ada salahnya perempuan paham otomotif.


perempuan servis kendaraan bermotor, kenapa perempuan harus tahu servis kendaraan bermotor, perempuan paham otomotif, cara perempuan belajar otomotif, perempuan ke bengkel,

Perempuan dan Otomotif

Pernah ada kejadian, ilustrasinya begini, panggil saja dia mbak Fulanah. Beliau ini punya kendaraan roda dua yang tipikalnya itu bukan motor matic, melainkan motor kopling. Biasanya urusan perawatan dia serahkan pada kakaknya, Bang Fulan. Jadi mbak Fulanah terima beres aja.

Padahal Bang Fulan suka mengajak mbak Fulanah buat ke bengkel maupun dealer buat servis motor. Namun, selalu ada aja jurus ngelesnya Mbak Fulanah, ya karena gak paham urusan mesin kendaraan, sibuk sama kuliah, dan takut dibohongi tukang servis. Jadilah mbak Fulanah gak pernah ikut, dan hanya tahu nama lokasi dimana abangnya itu servis motor.

Sampai kemudian, abangnya itu dapat dinas ke luar kota. Bertepatan pula harus diservisnya motor tersebut. Si mbak Fulanah antara bingung, galau, tapi ya mau gimana lagi harus servis motor dong. Masa, harus nunggu kakaknya pulang 3 bulan kemudian.

Jadilah modal SKS alias Sistem Kebut Semalam Mbak Fulanah belajar singkat dengan abangnya itu soal servis motor. Walau masih abu-abu dalam pikirannya, tetapi berkat bisa video call, Mbak Fulanah pelan-pelan memahami estimasi biaya yang akan dikeluarkan, suku cadang, dll. Masih terasa galau, tapi dengan keberanian yang harus ditumbuhkan, mbak Fulanah pun PD ke bengkel resmi untuk servis motor.


perempuan servis kendaraan bermotor, kenapa perempuan harus tahu servis kendaraan bermotor, perempuan paham otomotif, cara perempuan belajar otomotif, perempuan ke bengkel,

Mandiri Atur Jadwal Servis Kendaraan

Dari cerita mbak Fulanah di atas, semestinya kita yang memiliki kendaraan harus selalu ingat kapan waktunya untuk melakukan perawatan. Iya, motornya yang melakukan perawatan ya, bukan orangnya aja, hehe.

Kalau servis kendaraan dilakukan secara rutin, tentunya yang akan merasakan manfaatnya si empunya kendaraan kan. Perhatikan juga kendaraan yang sedang diservis, siapa tahu dapat trik merawat motor kopling atau bagaimana cara agar mesin motor matic dingin.

Itu baru kendaraan dua, apalagi dengan yang rodanya ada 4, dimana penghuni yang akan diajak jalan-jalan dengan kendaraan tersebut lebih dari 2 orang. So pasti, perlakuannya pun juga sama kudu siapkan jadwal buat servis kendaraan. Jadi jangan hanya bangga punya mobil teknologi canggih harga terjangkau, tetapi juga senang dalam merawat kendaraan tersebut.

Nah, apakah sudah punya jadwal rutin untuk merawat kendaraan yang kamu miliki? Cuss, atur dengan baik. Kalau perlu pasang alarm atau tulis di notes lalu tempel di kamar maka lakukan aja, biar nyaman di hati dan selamat di perjalanan.

Komentar

Demia Kamil mengatakan…
hihihi aku juga service kendaraan sendirii soalnya kalo nunggu ditemenin suka ngaret malah nggak jadi jadi hehehe, kalo berangkat sendiri jadinya sesuai dengan jadwal hehe
Tukang Jalan Jajan mengatakan…
Menurutku sih emang kudu banget perempuan tahu masalah otomotif terutama untuk kendaraan yang digunakannya seperti motor atau mobil. Jadi kalau ada apa apa dijalan ngga panik dan tahu perawatan hariannya
Farida Pane mengatakan…
Kalau bisa mengendarai, sebaiknya juga tahu cara menyelesaikan masalah sederhana seputar kendaraannya, sih. Minimal enggak malu ke bengkel
Tukang Jalan Jajan mengatakan…
Penting banget nih kalau perempuan bisa mengetahui seluk beluk kendaraan nya sendiri jadi kalau ada apa apa ngga panik dijalan raya termasuk masalah servis berkala biar selalu enak dipake
Bambang Irwanto mengatakan…
Mamang banyak perempuan bisa mengendarai motor atau mobil ya, Mbak. Tapi tidak semua paham soal servis dan lain-lainnya. Padahal memang, dalam suatu situasi, bisa saja harus servis sendiri. Apalagi kalau servis rutin, maka kendaraan akan memberikan performa yang maksimal, akhirnya menunjang aktivitas kita.
Bunda Saladin mengatakan…
Iyaa Kak walau yg punya motor cewek tetap kudu merawatnya dengan teratur. Jadi mematahkan mitos kalo motor yg pegang cewek itu jarang ganti oli. Sebenernya tergantung orangnya juga si
H
Setuju banget kalo perawatan motor baiknya di bengkel resmi.
Mini Food mengatakan…
Wah saya jadi kepikiran juga harus paham soal kendaraan. Minimal tahu yg dasar supaya setidaknya nyambung kalau ke bengkel.
Ghina Rahmatika mengatakan…
wkwk aku banget ini mah ceritanyaa mbak. hihi.. habis nihkah motor selalu diservis sama suami ke dealernya.. dulu padahal pas single apa2 cek sendiri aja
Lintang mengatakan…
Aku juga selama ini tergantung beres apa kata suami. Tapi jadi repot kalo pas suami ngga di rumah. Jadi sebisa mungkin belajarlah dikit2, biar perempuan juga bisa servis sendiri kendaraannya. Ngga cuma bisa pakai.
Tria TR mengatakan…
Sebaiknya memang siiiih, kita paham gimana merawat benda yang kita miliki, apalagi kalau dipakai untuk kerja. Tapi aku sendiri nggak paham-paham >.<
Lia_Lathifa mengatakan…
Jadi inget waktu musyawarah mau beli motor, kata si ayah jangan mau enaknya aja pakai tapi harus juga konsisten merawat dan pergi ke bengkel. Walau perempuan tapi harus bisaan
Antung apriana mengatakan…
aku biasanya baru ke bengkel kalau motornya sudah nggak enak. hihi. jadi ingat harusnya nih aku ganti oli motorku tapi nggak sempat melulu
Khoirur Rohmah mengatakan…
Semenjak punya motor sendiri dan selalu diingatkan sama kakak utk mengurus sepeda motor dg baik, aku setiap kali ngerasa motor udah ga enak selalu diusahakan untuk segera di seevice mbak. Apalagi kalau jadwal ganti oli, selalu ditandai di kalender , jadi sekalipun perempuan tetep lah ga boleh abai utk selalu cek kapan waktunya service sepeda motor
Han mengatakan…
Aku sering sih dulu sblm nikah service sendirian hehe.. jadi ngga gimana2 gituu kalau ada cewe service motor sendiri, biasa aja ya kan mbaa hihi
Nimas Achsani mengatakan…
Aku pribadi bekum pernah sih mbak hahaha karena jangankan servis, mengendarai motor aja terakhir tahun 2015 hahahaha tp sekarang sering lihat juga mbak2 atau ibu2 yg antriin motorna di bengkel
Mei Daema mengatakan…
saya tipikal orang yang kalau pakai kendaraan, hanya pakai aja, jarang sekali ngejadwalin untuk perawatan kendaraan sendiri, baca ini jadi pengingat juga ya, bahwa kita harus punya jadwal buat cek kendaraan kita agar kendaraannya awet
Maria G Soemitro mengatakan…
jadi inget dulu sewaktu masih naik sepeda motor

setiap motornya gak bisa distarter, auto mau buka mesinnya

padahal setelah dibuka juga saya gak tau mau apa hehehe
Mei Daema mengatakan…
Betul sekali kalau kendaraan dirawat secara rutin sesuai dengan jadwalnya memang lebih awet karena terawat ya, tapi beda kalau sampai bertahun tahun ga service, kendaraan jadi cepet banget rusaknya, pernah ngalamin juga yang punya saudara
Nabilla DP mengatakan…
aku tuh jujur aja paling males kalo service mba wkwk soalnya ga begritu paham soal teknis motor dan takut ditipu kalau mau service. mending tak titipkan ke adek ipar aja dehhh
Lita Lestianti mengatakan…
Biasanya sy cuma disuruh naruh ke bengkel aja untuk point yg harus diservis ngikut apa kata suami
Kanianingsih mengatakan…
Saya paling malas belajar merawat kendaraan. Duuuh.. Pdhl penting banget punya keterampilan berkendara dan merawat kendaraan biar ga merepotkan orang lain
diane mengatakan…
Iya nih.. Cewek kadang kesannya cuma bisa naik motor atau mobil aja.. Giliran urusan perawatan kendaraan terabaikan.. Wkwkwk. . Padahal tinggal bawa ke bengkel aja duduk manis tunggu selesai ya.. Yang penting dijadwalkan jadi tahu kapan harus service..
Uniek Kaswarganti mengatakan…
Hahahaa berasa ketabok baca artikel ini, saya banget tuh mba yang suka males servis motor. Udah beberapa tahun ini motor enggak terawat, alhasil ada beberapa bagian yang mulai rewel dan butuh perhatian khusus.
Sandra Hamidah mengatakan…
Daku ga punya kendaraan, SIM dan ga bisa baiknya jadi urusan transportasi dibonceng suami aja hehehe apalagi sekarang biaya makin naik ya kendaraan juga harus di rawat biar awet
Riri Restiani mengatakan…
Sayapun paling jarang untuk service motor, paling cuma rutin ganti oli sama cuci motor aja, sisanya karna memang gak begitu paham soal mesin, nunggu paksu gak sibuk aja baru deh ke bengkel buat servis. hehehe
lendyagasshi mengatakan…
Iya banget deh..
Kudu paham dan bener-bener aware dengan yang namanya servis demi kelancaran dan kesehatan kendaraan roda dua. Tapi dulu aku ya pernah ngalamin dorong motor karena mogok, hiiks~
Kalau diinget-inget, ya Allah.. meng-lelah.
Mugniar mengatakan…
Pengin juga kayak perempuan yang lincah mengurus kendaraannya. Kereeen. Kuharus belajar banyak.
Okti Li mengatakan…
Betul banget, Kenapa enggak?
Jaman saya sekolah, belum ada SMK. Adanya STM yg identik sama anak cowok. Tapi teman saya ada lho yg menurut orang jaman itu nyeleneh. Tia yg mabil jurusan listrik, satu angkatan, ceweknya cuma dia seorang!
Ada lagi Yuni yg beda kabupaten ambil STM nya, dia ambil otomotif
gemaulani mengatakan…
Betul, perempuan juga harus tahu jadwal service kendaraannya ya kak. Aku biasanya suka konsultasi dulu ke kakak soal kapan harus ganti oli dan lainnya
andyhardiyanti mengatakan…
oh tentu saja, kenapa tidak?
malah sebaiknya perempuan wajib tahu hal-hal seperti ini. Biar gak kagok sendiri kalau pas gak ada suami/saudara laki-laki/ayah/anak laki-laki yang biasa urus hal-hal macam service kendaraan gini
Gita Siwi mengatakan…
Baca judul tulisan ini mulut langsung jawab, lah kenapa nggak gitu ha ha ha perempuan kan klo menurut aku ada juga sisi maskulinnya, aku liat banyak teman- teman dan tetangga juga suka service kendaraannya sendiri.
Irawati Hamid mengatakan…
jenis kelamin bukanlah alasan untuk gak memperhatikan kendaraan yaa. malah bagus kalo perempuan ngerti otomotif jadi dia lebih mandiri
Lia Yuliani mengatakan…
Saya jadi inget motor udah lama belum diservis. Berasa diingetin baca postingan MBA Fenni. Perempuan emang harus mandiri ya Mba. Perempuan itu makhluk multitallented alias multitasking soalnya
Siti Nurjanah mengatakan…
Nah..mestinya sebagai pengguna kendaraan tak terkecuali perempuan memiliki tanggung jawab pribadi utk lebih memperhatikan kendaraan tersebut karena kan digunakan sendiri. Tau banget ketika kendaraan tak lagi nyaman utk dikendarai oleh karenanya harus perhatian juga dengan jadwal service rutinnya
iyan'blogs mengatakan…
merawat kendaran itu penting dilakukan oleh pemilik kendaraan baik itu pria maupun wanita, karena dengan rutin dirawat kendaraan akan selalu pada kondisi prima
Selvijua31 mengatakan…
Aku banget nih, kalau saat service kendaraan roda dua di bengkel suka banget sering tanya montirnya, kadang tips juga mengenai merawat motor
Susi Susindra mengatakan…
Memang baiknya mandiri, untuk hal-hal yang bisa dilakukan sendiri. Meski servis motor bersifat maskulin tapi yo gapopo
lendyagasshi mengatakan…
Perempuan kini kudu mandiri.
Dengan bisa mengendarai motor sendiri dan merawatnya dengan baik, semoga bisa menjadi hal yang memudahkan dan bermanfaat.
Sapti nurul hidayati mengatakan…
Saya dulu justru karena nggak paham mesin jadi rajin service motor. Takut kenala-napa pas dipakai soalnya. Cuma ya itu servisnya harus ke bengkel resmi. Takut dibohongi juga. Soalnya kl di bengkel resmi kan ada kartu servis dan ceklistnya. Jadi tenang...
Wahid Priyono mengatakan…
Perempuan multitasking sy suka.Ke bengkel kenapa enggak?

Btw, sy emang sering nyetet kapan jadwal sevice kendaraan, mulai ganti oli dll, supaya gak kelewat dan kendaraan tetap terawat.

Makasih ceritanya kak. Kerennn
Boghaisan mengatakan…
Setuju banget, bisa dong service sendiri, kita juga harus jadi wanita yang melek akan dunia service motor, jadi pas ada sesuatu hal yang biasa terjadi di jalan, kita tahu harus mengambil langkah apa.
Boghaisan mengatakan…
Setuju bgt kalau kita wanita harus paham akan dunia service motor, jadi kalau ada sesuatu hal yang terjadi kita tahu harus melakukan apa untuk langkah pertama.
lendyagasshi mengatakan…
Saat dulu kuliah, servis kendaraan adalah bagian dari tanggungjawab dari amanah orangtua. Terus setelah menikah, jadi kerjasama yang baik untuk pasangan, saling membantu meringankan pekerjaan masing-masing.
Mugniar mengatakan…
Perempuan yang bawa kendaraan bermotor pun perlu tahu ya basic kerja kendaraan bermotor .. perlu tahu bagaimana dan di mana servis kendaraan bermotor yang cocok dan memuaskan.
Maya Rumi mengatakan…
kak fenni aku kerja di bengkel mobil loh dan setuju banget untuk perawatan kendaraan ini perlu sekali diperhatikan dan terjadwal jadi kendaraan entah itu mobil atau motor tetap terjaga kondisinya agar aman dan nyaman ketika digunakan dan tetap ada nilai tambah ketika akan dijual lagi
Ria Andika mengatakan…
Aku jadi ingat jaman kuliah, sama motor udah kayak sama sahabat sendiri, diurusin banget sampe tiap minggu rajin nyuci motor sendiri. Dulu suka banget sama dunia otomotif, suka moto GP dan aksesoris motor lainnya
Diah Alsa mengatakan…
kalau bisa pakai kendaraan, harus bisa dan mau untuk tahu seluk beluk servis kendaraan juga dong ya biar gak bingung kalau pas lagi butuh.
setidaknya tahu istilah penyakitnya si kendaraan ya, estimasi biayanya juga biar gak dikerjain ama tempat servis :D
Sapti nurul hidayati mengatakan…
Memang sebaiknya ketika kita bawa kendaraan, kita harus tahu juga seluk beluknya biar kalau kenapa-napa tahu cara mengatasinya. Paling bagus sih sebelum dibawa jalan kondisi kendaraan harus dicek kelayakannya. Servis rutin ke bengkel bisa jadi cara terbaik
Lia Yuliani mengatakan…
Saya jadi inget belum service motor nih Mba Fen. Udah lumayan lama soalnya, motor udah kurang enakeun dipakai. Saat nyervis motor aku pun sendirian sih dari dulu. Udah biasa serba sendiri. Jadi it's okay aja
Indri mengatakan…
Aku setuju bgt kalo punya kendaraan yang sehari-hari buat alat transportasi kita memang harus dirawat apalagi kendaraan kesayangan terutama servis rutin itu wajib
Leyla Hana mengatakan…
Kalo servis, suamiku sih biasanya yang bawa ke bengkel. Tapi kalo ban bocor, ganti ban, dan kerusakan tiba-tiba saat sedang kupake, ya aku sendiri yang bawa ke bengkel wkwk
Ainhy Edelweiss mengatakan…
Kalau soal servis motor, jadi keinget Tante aku yang jago banget servis motor, bahkan dia bisa bantu orang, padahal ibu-ibu loh
April Hamsa mengatakan…
Aku sekarang jarang naik kendaraan sendii sih, lebih suka naik kendaraan umum. Tapi zaman gadis dulu aku ke mana2 ya naik motor sendiri. Paling sama bapakku diingetin utk ganti oli. Kalau masalah ngecek motor aku ada langganan sendiri, tinggal antar atau diambil nanti dicekin semua ma orgnya, eh tapi biasanya sekalian ma ganti oli hehe.javascript:void(0)
Agatha Revindra Widori mengatakan…
Pas banget aku lagi cari tahu mau service mobil, soalnya mulai suka tiba2 berhenti. Seremnya kalo bawa anak2 mendadak mesin mati mogok ditengah jalan.
Farahdjafar mengatakan…
Aku punya motor sendiri walaupun ga pernah dipake dulu dipake sama alm. Ayah selalu servis berkala skg alhamdulillah masih awet dipake sama abangku 😂🤣 selalu aq anjurkan servis berkala juga
Riadiani mengatakan…
Aq nih penendara motor. Pastinya harus selalu di servis yah karna sehari hari kita pakai.
Marantina mengatakan…
Ini yang bikin aku masih ragu beli mobil, karena jujur aku gak telaten merawat dan gak tertarik sama dunia otomotif. Tapi memang bener sih perempuan perlu tahu juga